CEO Asal India Ajak Kerjasama Herbal, Ketua DPRD Bali Sambut Positif

CEO asal India diterima Ketua dan Anggota DPRD Bali membahas kerjasama obat herbal.
CEO asal India diterima Ketua dan Anggota DPRD Bali membahas kerjasama obat herbal.

DENPASAR, BALINEWS.ID – Sebuah pertemuan lintas negara berlangsung di gedung parlemen Bali. Tamu dari India, Acharya Balkrishna yang merupakan CEO sekaligus pendiri Patanjali Ayurved, sebuah usaha industri herbal dan kesehatan dunia mendatangi DPRD Bali pada Kamis (4/6/2026).

CEO India diterima Ketua DPRD Bali, Dewa “Jack” Made Mahayadnya didampingi Anggota DPRD Bali Dapil Buleleng, Dr. Somvir. Pertemuan strategis ini membuka peluang kerja sama bilateral yang menjanjikan, mulai dari pengembangan tanaman obat tradisional, pertukaran pelajar, sains, hingga penguatan sektor pertanian organik antara Bali dan India.

Dalam kesempatan tersebut, Acharya Balkrishna yang juga dikenal sebagai pakar Ayurveda terkemuka, memperkenalkan portofolio perusahaannya yang telah memproduksi lebih dari dua ribu jenis produk berbasis bahan alami yang digunakan untuk kebutuhan kesehatan masyarakat global.

BACA JUGA :  Penulis Buku I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki Tutup Usia di Usia 35 Tahun

“Total ada dua ribu lebih produk,” ujar Acharya saat menunjukkan komitmennya pada industri berbasis alam kepada pimpinan DPRD Bali.

Acharya menaruh perhatian besar pada potensi tanaman obat tradisional Bali (Usadha Bali). Ia memuji kualitas tanaman herbal di Pulau Dewata yang dinilainya memiliki keunggulan komparatif luar biasa berkat kondisi lingkungan yang masih sangat terjaga.

“Beliau sudah keliling dan melihat langsung bahwa tanaman herbal di Bali ini jauh lebih murni. Di Bali polusinya masih kecil, berbeda dengan India yang polusinya cukup besar. Hal itu membuat tanaman herbal di Bali tumbuh lebih segar, murni, dan sangat potensial untuk industri kesehatan alami,” jelas Dewa Jack.

BACA JUGA :  Trump Ngamuk! Ancam Kenaikan Tarif Impor Jadi 104%, Cina Tak Takut

Merespons pemaparan tersebut, Dewa “Jack” Made Mahayadnya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia mengaku kagum dengan bagaimana sebuah riset dan pengembangan individu dari Acharya Balkrishna mampu bertransformasi menjadi lembaga raksasa di bidang sains, pendidikan, dan kesehatan tanpa bahan kimia.

“Beliau sedang keliling Indonesia, termasuk ke Bali. Beliau mengelola perusahaan besar yang bergerak di bidang pendidikan, science, pertanian organik, hingga pabrik herbal murni tanpa campuran kimia,” tutur Dewa Jack.

Selain tertarik pada sektor agribisnis dan kesehatan, Acharya Balkrishna juga mengaku terkesan dengan keteguhan masyarakat Bali dalam menjaga denyut nadi tradisi, budaya, serta nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang terpenting, beliau memuji bagaimana penduduk Bali sangat menjaga tradisi budayanya, termasuk agamanya. Penggunaan sastra yang menjadi akar perkembangan budaya di Bali juga dinilai sangat dihargai dan berkembang pesat di sini,” tambah Dewa Jack.

BACA JUGA :  Ponsel dan Laptop Impor dari China Bebas Tarif Trump

Sebagai bentuk keseriusan dalam menjalin hubungan baik, Acharya Balkrishna secara khusus mengundang jajaran DPRD Bali untuk berkunjung langsung ke pusat operasional pertapaan dan industri Patanjali yang ikonik di pinggir Sungai Gangga, India.

“Tentu kami atas nama DPRD Bali sangat mengapresiasi kehadiran beliau sebagai tamu. Beliau bahkan mengundang kita untuk datang ke perusahaan beliau yang letaknya di Sungai Gangga. Nantilah kita pikirkan,” ucap Dewa Jack sembari tersenyum.

Kedua belah pihak sepakat bahwa potensi besar ini harus segera ditindaklanjuti secara formal demi kemajuan bersama, khususnya bagi kesejahteraan masyarakat Bali di sektor pertanian dan kesehatan.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya