DENPASAR, BALINEWS.ID – Sebanyak 450 prajurit TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 900/Satya Bhakti Wira (SBW) resmi diberangkatkan untuk mengemban tugas negara menjaga wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini, Selasa (11/8/2026).
Upacara pemberangkatan ribuan militer tersebut digelar di Dermaga AP2 Pelabuhan Benoa, Kecamatan Denpasar Selatan, dan dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana. Satgas ini dipimpin oleh Komandan Batalyon Infantry (Danyonif) 900/SBW, Letkol Inf AA Ngurah Adipta K.
Kegiatan strategis ini turut dihadiri Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra, didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 163 PD IX/Udayana, Ny. Ayu Agung Hadisaputra, serta jajaran pejabat utama TNI di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Dalam amanatnya, Pangdam IX/Udayana berpesan tegas kepada seluruh prajurit agar senantiasa menjaga keutuhan satuan, profesionalisme, serta kewaspadaan tinggi di daerah penugasan.
“Jagalah kehormatan satuan di manapun berada. Tetap kompak dan selalu mengutamakan faktor keamanan dalam melaksanakan tugas. Semoga seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan baik dan kembali ke satuan dalam keadaan lengkap, aman dan selamat, 450 orang,” tegas Pangdam IX/Udayana.
Usai pelaksanaan upacara, Danrem 163/Wira Satya bersama para pejabat TNI dan tamu undangan memberikan penghormatan terakhir serta melepas keberangkatan para personel. Suasana haru yang berpadu dengan semangat membara terpancar saat para prajurit menggemakan yel-yel kebanggaan satuan sebelum melangkah naik ke geladak kapal.
Rombongan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 900/SBW bertolak menuju wilayah penugasan di Papua menggunakan KRI Tanjung Kambani-971, yang resmi lepas sandar dari Pelabuhan Benoa pada pukul 16.30 WITA. Seluruh rangkaian upacara pemberangkatan terpantau berjalan aman, tertib, dan lancar.
