Demokrat Bali Kerahkan 250 Kader Bersihkan Pura Rambut Siwi, Desak Sampah Dituntaskan dari Desa

JEMBRANA, BALINEWS.ID — DPD Partai Demokrat Bali mengerahkan sekitar 250 kader untuk melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi, Kabupaten Jembrana, Bali, Jumat (14/8/2026). Aksi tersebut merupakan bagian dari Gerakan Langit Biru sekaligus rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat.

Kegiatan melibatkan jajaran DPD dan DPC Partai Demokrat, Fraksi Demokrat Kabupaten Jembrana, DPAC, ranting, serta kader Demokrat se-Jembrana. Para kader tidak hanya membersihkan kawasan pura, tetapi juga lingkungan sekitar hingga kawasan pesisir.

Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta mengatakan gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan Bali. Menurutnya, persoalan sampah harus diselesaikan dari sumbernya dan tidak terus dipusatkan di wilayah perkotaan.

“Semangat kami ke depan, kalau desa kita majukan, di setiap desa ada tempat pengolahan sampah. Tentu tidak ada sampah yang bergerak dari satu desa ke desa yang lain,” kata Mudarta.

BACA JUGA :  Megawati Keluarkan Instruksi untuk Kepala Daerah, Ini Kata Bupati Gianyar

Mudarta menilai keberadaan sampah menjadi salah satu persoalan serius yang dapat memengaruhi citra Bali sebagai destinasi wisata dunia. Terlebih, sejumlah kawasan perkotaan menjadi jalur yang banyak dilalui wisatawan mancanegara.

“Ketika tamu lewat, ‘kok sampahnya bau ya?’. Udara itu kan tidak bisa ditahan. Semangat kita ke depan agar Bali tetap menjadi the best destination di dunia, isu sampah harus kita selesaikan,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah menyediakan fasilitas pengolahan sampah di tingkat desa. Dengan jumlah desa di Bali yang mencapai 716 desa, menurut Mudarta, pembangunan fasilitas pengolahan sampah di setiap desa dapat menjadi solusi sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Sampah mestinya harus selesai di level desa. Tetapi di desa itu perlu peralatan. Kita berharap pemerintah ke depan memberikan atensi agar ada mesin-mesin pengolahan sampah di setiap desa, sehingga ekonomi desa juga ikut bergerak,” katanya.

BACA JUGA :  Gianyar Jadi Tujuan Wisata dan Gepeng, Sepekan Satpol PP Amankan 50 Orang

Mudarta menegaskan aksi bersih-bersih tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, kader partai harus memberikan contoh langsung kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Tugas pemimpin itu memberikan contoh, teladan. Sampah menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Ia juga mengaitkan gerakan kebersihan tersebut dengan konsep Tri Hita Karana sebagai salah satu nilai kehidupan masyarakat Bali. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan kehidupan.

“Bersih itu keren. Kalau sudah keren, tentu banyak tamu mancanegara maupun domestik akan berkunjung,” ujarnya.

Pemilihan Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi sebagai lokasi kegiatan memiliki pertimbangan tersendiri. Pura yang berada di Jembrana tersebut merupakan salah satu kawasan suci yang memiliki nilai spiritual dan sejarah penting bagi masyarakat Bali.

Selain aksi kebersihan, Demokrat Bali melakukan penanaman 10 pohon yang terdiri dari lima pohon kenanga dan lima pohon cempaka. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pesta rakyat serta permainan tradisional seperti tarik tambang dan lomba lari karung bersama masyarakat.

BACA JUGA :  Anak Tukang Jahit Maju di Pilkades Suwat 2026, Putu Nonok Luncurkan Jingle Kampanye Kreatif

Dalam rangka memperingati 25 tahun Partai Demokrat, kader juga melepas 25 ekor burung merpati. Pelepasan tersebut menjadi simbol kedamaian, ketenangan, kesetiaan, dan loyalitas.

Mudarta menyebut loyalitas merupakan salah satu modal penting dalam membangun organisasi.

“Kalau mencari orang pintar, orang kaya banyak. Tapi mencari orang setia dan loyal itu sedikit. Itulah kunci berorganisasi,” katanya.

Ia menambahkan rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari instruksi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dalam menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-25 Partai Demokrat.

Aksi serupa, kata Mudarta, akan dilanjutkan di berbagai wilayah Bali. Demokrat ingin menunjukkan bahwa aktivitas politik tidak hanya berlangsung di ruang-ruang formal, tetapi juga hadir melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Demokrat berjuang bersama rakyat, Demokrat dekat dengan rakyat,” tutupnya.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya