BADUNG, BALINEWS.ID – Kebakaran melanda sebuah rumah warga di kawasan Taman Griya, Jalan Danau Beratan Timur Nomor 18, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Kamis (16/7/2026) malam. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan tiga kamar di bagian belakang rumah dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 20.00 Wita dan segera dilaporkan ke pihak kepolisian beberapa menit kemudian.
“Peristiwa kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik yang berasal dari sisi kamar pembantu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan sekitar Rp200 juta,” ujar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya.
Rumah yang terbakar diketahui milik I Ketut Sudiarsa (61). Saat kejadian, Sudiarsa sedang berada di dalam kamar ketika istrinya memberitahu bahwa api telah membakar tiga kamar yang berada di bagian belakang rumah.
Mendapat informasi tersebut, ia langsung keluar untuk memastikan kondisi rumah dan melihat kobaran api sudah membesar. Sudiarsa kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) sembari bersama warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar tidak merembet ke bangunan lain.
Sementara itu, istri korban, Ni Made Artini (61), mengaku sebelumnya mencium bau yang tidak biasa saat berada di dapur. Awalnya ia mengira bau tersebut berasal dari warga yang membakar sampah atau dari masakan suaminya.
“Namun setelah memeriksa ke bagian belakang rumah, saksi mendapati bangunan telah dilalap api dan segera meminta bantuan warga serta memberitahu suaminya,” tambahnya.
Sekitar pukul 20.05 Wita, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan mengerahkan satu unit Damkar Badung, satu unit Damkar ITDC, dua unit Damkar Majapahit, serta satu unit Damkar Kunti. Api berhasil dipadamkan dan petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Akibat kebakaran tersebut, bangunan seluas kurang lebih 16 x 8 meter yang terdiri atas empat kamar mengalami kerusakan. Ruangan yang terbakar meliputi satu kamar pembantu serta dua gudang penyimpanan peralatan rumah tangga dan perlengkapan persembahyangan.
Selain bangunan, sejumlah barang turut hangus terbakar, di antaranya peralatan persembahyangan, perlengkapan katering, kasur, lemari, unit AC bekas, serta peralatan dan suku cadang sepeda motor.
IPTU I Gede Adi Saputra Jaya menambahkan, pihak kepolisian telah mengarahkan pemilik rumah untuk membuat laporan resmi ke Polsek Kuta Selatan sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik, namun penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut. (*)
