Gerbang Villa di Nusa Dua Dirusak, Penghuni WNA Rusia Lapor ke Polisi

BADUNG, BALINEWS.ID – Sebuah peristiwa dugaan pengerusakan terjadi di Villa Dom yang berlokasi di Jalan Nusa Dua Highland Nomor 25, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Rabu (10/6/2026).

Korban berinisial ED (47), seorang warga negara Rusia yang mengaku sebagai penghuni sah villa tersebut, melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta Selatan pada Rabu sekitar pukul 18.00 Wita.

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.58 Wita dan dilaporkan melalui layanan darurat 110. Petugas kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 11.46 Wita untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

BACA JUGA :  Diterjang Air Bah, Rumah Warga di Tabanan Ambruk, Ibu dan Balita Hilang

Dari hasil keterangan yang dihimpun, insiden bermula dari perselisihan antara korban dengan pihak pemilik properti terkait masa tenggang pembayaran Villa Dom. Pemilik properti disebut meminta korban untuk mengosongkan villa, namun permintaan tersebut ditolak sehingga memicu keributan di lokasi.

Korban menyebut sejumlah orang yang dipimpin oleh terduga pelaku berinisial YAG dan JPVH datang ke villa sambil berteriak-teriak serta mengklaim sebagai pihak yang berhak atas properti tersebut. Dalam kejadian itu, kelompok tersebut diduga melakukan pengerusakan terhadap pintu masuk dan gerbang Villa Dom.

BACA JUGA :  Waspada! Indonesia Jadi Hotspot Penipuan Lowongan Kerja Terbesar di Asia Pasifik Menurut Data SEEK

ED mengaku telah melakukan pembayaran sebesar Rp1.950.900.000 kepada pihak yang disebutnya sebagai pemilik properti. Akibat kejadian tersebut, korban bersama keluarganya mengaku merasa terancam, trauma, dan ketakutan.

Kerusakan yang dilaporkan meliputi satu unit gerbang villa dan satu daun pintu gebyok bergaya Bali.

Laporan korban telah diterima oleh Polsek Kuta Selatan dan saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reserse Kriminal Polsek Kuta Selatan.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar membenarkan adanya laporan dugaan pengerusakan tersebut dan menyatakan bahwa perkara masih dalam tahap penyelidikan guna mengungkap secara lengkap kronologi serta pihak-pihak yang terlibat.

BACA JUGA :  Panel Surya Solusi Efektif di Aceh, PLN Harusnya Utamakan Kepentingan Korban Bencana

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya