Jelang Waisak, Pemkab Badung Salurkan Bansos untuk Umat Buddha

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan sosial kepada umat Buddha ber-KTP Badung kepada umat Buddha ber-KTP Badung menjelang Hari Raya Waisak 2570 BE.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan sosial kepada umat Buddha ber-KTP Badung kepada umat Buddha ber-KTP Badung menjelang Hari Raya Waisak 2570 BE.

BADUNG, BALINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) menjelang Hari Raya Waisak 2570 BE.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta secara langsung menyerahkan bantuan sebesar Rp2 juta per kepala keluarga (KK) kepada umat Buddha yang ber-KTP Badung. Penyaluran bantuan dipusatkan di Balai Serba Guna Dharma Semadhi, Vihara Dharmayana, Kelurahan Kuta, Kamis (28/5).

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergi pemerintah daerah dalam merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun budaya.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menjelaskan bahwa program bantuan sosial keagamaan tersebut lahir dari semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Badung yang dikenal sebagai daerah tujuan pariwisata internasional.

BACA JUGA :  Polda Bali Salurkan Bansos untuk Peternak Sapi, Ajak Jaga Kamtibmas Jelang Idul Adha

Menurutnya, bantuan tidak hanya diberikan kepada satu kelompok agama tertentu, melainkan kepada seluruh umat beragama yang diakui negara sebagai bentuk keadilan sosial dan penguatan moderasi beragama.

“Semoga bantuan ini juga menjadi perekat toleransi umat beragama di Kabupaten Badung. Kita harus menjadi teladan dalam moderasi beragama, apalagi umat Buddha dikenal dengan jalan tengah, Majjhima Patipada. Tidak memaksakan, selalu membawa damai. Nilai ini sangat kita butuhkan di tengah dunia yang semakin terbelah. Saya berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung perayaan Hari Raya Waisak. Bukan untuk hal-hal yang tidak baik yang bertentangan norma agama maupun norma hukum misalnya Judi Online (Judol),” harapnya.

BACA JUGA :  Pembongkaran Tembok GWK Dinilai Belum Cukup, KMHDI Bali Desak Pemerintah Usut Pihak yang Melanggar

Sementara itu, Kelihan Banjar Dharma Semadi sekaligus Penanggung Jawab Vihara Dharmayana Kuta, Adi Dharmaja Kusuma, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan konsistensi Pemkab Badung dalam membantu umat Buddha menjelang hari raya keagamaan.

“Ijinkan saya mewakili penerima, dengan penuh suka cita mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Badung dan Bapak Wabup beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Badung yang telah konsisten memberikan bantuan ini. Dengan kondisi ekonomi sekarang ini yang serba mahal apalagi harga-harga tidak turun, ini sangat membantu sekali,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Badung I Gde Eka Sudarwitha melaporkan, bantuan sosial menjelang Hari Raya Waisak tahun ini diberikan kepada 210 KK umat Buddha yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Badung.

BACA JUGA :  Demo Ribuan Buruh di DPR RI dan Istana, Apa Saja Tuntutan Mereka?

Rinciannya meliputi Kecamatan Abiansemal sebanyak 11 KK, Kecamatan Kuta 62 KK, Kecamatan Kuta Selatan 45 KK, Kecamatan Kuta Utara 45 KK, Kecamatan Mengwi 40 KK, serta Kecamatan Petang sebanyak 7 KK.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, jajaran Forkopimda Badung, Sekda Badung IB Surya Suamba, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua TP PKK Badung beserta organisasi kewanitaan, perwakilan BPD Cabang Mangupura dan Badung, Camat Kuta, unsur Tripika Kecamatan Kuta, serta para lurah se-Kecamatan Kuta. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya