GIANYAR, BALINEWS.ID – Cabang olahraga Kabaddi Kabupaten Gianyar mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026.
Tim Kabaddi Gianyar sukses keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi enam medali emas, tiga medali perak, dan tujuh medali perunggu, sekaligus mengakhiri dominasi Kabupaten Badung yang selama ini menjadi kekuatan utama cabang olahraga tersebut.
Keberhasilan tersebut diraih melalui perjuangan para atlet pelajar yang tampil konsisten sejak hari pertama pertandingan. Pada hari pembukaan yakni pada tanggal 2 Juni 2026, Gianyar langsung menyumbangkan satu medali emas dari nomor beregu tingkat SD setelah mengalahkan Badung di partai final.
Prestasi itu berlanjut pada hari kedua dengan tambahan dua medali emas dari nomor beregu putra dan putri tingkat SD. Sementara pada hari ketiga, Gianyar kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih tiga medali emas, masing-masing dua emas dari nomor SD putra dan putri serta satu emas dari nomor SMA.
Dengan raihan tersebut, kontingen Kabaddi Gianyar mengumpulkan total enam medali emas, tiga medali perak, dan tujuh medali perunggu hingga menempatkan diri sebagai juara umum.
Official sekaligus pelatih Kabaddi Gianyar, Mega Setiawan, mengatakan keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Para atlet telah menjalani program latihan intensif selama kurang lebih dua bulan sebagai persiapan menghadapi Porjar Bali 2026.
Menurutnya, fokus latihan pada tahap awal diarahkan untuk membangun kondisi fisik para atlet selama sekitar satu bulan lebih. Setelah itu, tim mulai mematangkan teknik, strategi permainan, serta memperbanyak uji coba pertandingan menjelang kompetisi.
“Selama sekitar satu bulan lebih kami fokus membentuk fisik atlet. Kemudian memasuki 20 hari menjelang pertandingan, latihan lebih diarahkan pada teknik dan simulasi pertandingan. Kami juga banyak melakukan uji coba dengan tim dari kabupaten lain yang datang ke Gianyar,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Mega mengakui Badung masih menjadi lawan terberat yang harus dihadapi. Selama beberapa tahun terakhir, Badung dikenal sebagai salah satu daerah yang mendominasi cabang olahraga Kabaddi di Bali.
Namun berkat persiapan matang dan kerja keras para atlet, Gianyar mampu membalikkan keadaan dan mendominasi perolehan medali, khususnya pada nomor beregu tingkat SD.
“Badung memang selama ini menjadi rival terkuat. Tetapi tahun ini anak-anak mampu tampil luar biasa. Dari enam nomor beregu tingkat SD, kami berhasil meraih lima medali emas. Ini hasil kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim,” katanya.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet muda Gianyar untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempertahankan prestasi pada ajang-ajang berikutnya, sekaligus menjadi modal menuju kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.(*)

