TABANAN, BALINEWS.ID – Upaya pencarian terhadap seorang pendaki yang dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Informasi awal diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Minggu (26/4/2026) pukul 04.40 Wita dari BPBD Kabupaten Tabanan. Dari laporan tersebut, kejadian diperkirakan terjadi sehari sebelumnya, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
Korban diketahui bernama Made Dibya (80), warga asal Penebel. Ia sebelumnya mendaki bersama 13 orang melalui jalur Desa Sarin Buana sekitar pukul 06.00 Wita. Namun dalam perjalanan, hanya 10 orang yang melanjutkan pendakian. Saat rombongan kembali ke titik awal pada sore hari, diketahui satu orang belum kembali.
Pencarian awal telah dilakukan BPBD Kabupaten Tabanan, namun korban belum ditemukan. Pagi harinya, tujuh personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar diterjunkan ke lokasi dengan membawa peralatan mountaineering, medis, serta drone thermal untuk memperluas jangkauan pencarian dari udara.
Sepanjang hari, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik. Pencarian pertama dilakukan dari Pura Sarin Buana ke arah utara sejauh sekitar 700 meter. Selanjutnya, pencarian dilanjutkan ke arah timur sejauh kurang lebih 1 kilometer, namun belum membuahkan hasil.
Tim juga menyisir area lembah, tetapi hujan deras menyebabkan debit air meningkat dan jalur menjadi licin. Kabut tebal turut membatasi jarak pandang di lokasi. Menjelang sore, pencarian kembali dilakukan ke arah selatan dari Pura Sarin Buana sejauh sekitar 600 meter.
Karena hujan yang tak kunjung reda dan meningkatnya risiko bahaya seperti longsor, tim SAR akhirnya kembali ke posko. Hingga pencarian hari itu berakhir, korban masih belum ditemukan. (*)
