OLAHRAGA, BALINEWS.ID – Indonesia memastikan tidak pulang dengan tangan hampa dari ajang World Climbing Series Wujiang 2026 setelah Desak Made Rita Kusuma Dewi menyumbangkan medali perunggu dari nomor speed individu putri, Sabtu (9/5/26).
Raihan ini menjadikannya satu-satunya atlet Merah Putih yang mampu naik podium pada nomor tersebut. Medali tersebut diraih setelah Desak memenangkan laga perebutan tempat ketiga. Dalam kompetisi yang diselenggarakan International Federation of Sport Climbing (IFSC) itu, ia menunjukkan konsistensi sejak babak awal hingga akhir.
Meski berhasil menyelamatkan muka Indonesia di nomor speed, Desak tetap menilai pencapaiannya belum maksimal.
“Ini bukan hasil terbaik, tetapi apa pun hasilnya saya harus bersyukur dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi,” ujarnya, dikutip dari RRI.
Perjalanan Desak di Wujiang diwarnai duel sesama atlet Indonesia pada babak 16 besar saat menghadapi Rajiah Salsabillah. Ia kemudian melanjutkan berhasil menyingkirkan Isis Rothfork di perempat final.
Langkahnya sempat terhenti di semifinal usai kalah tipis dari Aleksandra Kalucka. Namun, Desak mampu bangkit di laga penentuan dengan mengalahkan Natalia Kalucka untuk memastikan tempat di podium dengan catatan waktu 6,17 detik. (*)
