Slot Header 970×90

Perkuat Srada dan Bhakti, Pemkab Gianyar Gelar Bhakti Penganyar di Pura Ulun Danu Songan

Oleh Indra · null

1 Oktober 2026 pukul 15.24 WITA · 1 menit baca

Jajaran Pemkab Gianyar menggelar Bakti Penganyar di Ulun Danu Batur, Bangli.
Jajaran Pemkab Gianyar menggelar Bakti Penganyar di Ulun Danu Batur, Bangli. — KEMENAG GIANYAR

BANGLI, BALINEWS — Pemerintah Kabupaten Gianyar terus menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian nilai-nilai spiritual dan tradisi keagamaan Hindu di Bali. Hal itu ditunjukkan melalui pelaksanaan kegiatan Bhakti Penganyar dalam rangkaian karya di Pura Ulun Danu Songan, Kintamani, Kabupaten Bangli, pada Kamis (1/10/2026).

Rombongan Pemkab Gianyar dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia. Turut mendampingi dalam persembahyangan bersama tersebut jajaran Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gianyar serta jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gianyar.

Pelaksanaan persembahyangan berlangsung khidmat dan penuh rasa kebersamaan. Selain sebagai ajang meningkatkan srada dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat keharmonisan hubungan antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, menyatakan bahwa keikutsertaan pemerintah dalam rangkaian upakara yadnya merupakan wujud penguatan nilai spiritual dalam menunjang roda pemerintahan.

“Bhakti penganyar ini menjadi sarana bagi kita semua untuk meningkatkan srada dan bhakti. Selain memohon keselamatan serta kerahayuan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Lanang Sadia.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kelancaran rangkaian karya, rombongan Pemkab Gianyar menyerahkan dana punia secara simbolis yang diterima langsung oleh panitia karya Pura Ulun Danu Songan.

Perwakilan panitia karya, Gede Dangin, mengapresiasi perhatian serta sinergi yang ditunjukkan Pemkab Gianyar dan Kemenag Gianyar. Menurutnya, dukungan dari jajaran pemerintah sangat berarti bagi kelangsungan adat dan tradisi di Bali.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran serta dukungan dari Pemkab Gianyar. Punia yang diserahkan merupakan wujud kebersamaan dan rasa bhakti yang sangat berarti bagi kelancaran pelaksanaan karya di Pura Ulun Danu Songan,” ungkap Gede Dangin.

Melalui tradisi Bhakti Penganyar ini, sinergi antara pembangunan daerah dan pelestarian nilai budaya-spiritual diharapkan dapat terus berjalan beriringan guna menjaga harmoni serta identitas ajeg Bali.

Indra

Indra

Wartawan Madya

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.