RSUD Giri Asih Siap Beroperasi, Bupati Badung Targetkan Jadi Rumah Sakit Rujukan Terbaik

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau kesiapan operasional dan fasilitas pelayanan di RSUD Giri Asih, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (5/5/2026).
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau kesiapan operasional dan fasilitas pelayanan di RSUD Giri Asih, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (5/5/2026).

BADUNG, BALINEWS.ID – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau kesiapan operasional RSUD Giri Asih di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (5/5/2026).

Peninjauan dilakukan bersama Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, anggota DPRD Ni Luh Putu Sekarini, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah guna memastikan kesiapan layanan rumah sakit sebelum beroperasi penuh.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan kesiapan sarana dan prasarana, alat kesehatan hingga sumber daya manusia di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Badung itu.

Menurutnya, RSUD Giri Asih kini telah mengantongi izin operasional setelah sebelumnya melewati proses Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

“Secara teknis rumah sakit sudah siap. Memang saat ini layanan belum bisa sepenuhnya melayani BPJS, namun untuk kasus emergency tetap bisa dilayani menggunakan BPJS,” ujar Adi Arnawa.

BACA JUGA :  Lirik Lagu 'Proyek Gede' yang Lagi Viral di Tiktok

Ia menjelaskan, dalam tiga bulan ke depan pihak rumah sakit bersama Dinas Kesehatan akan fokus menjalani proses akreditasi. Setelah tahapan tersebut rampung, RSUD Giri Asih ditargetkan mulai bekerja sama dengan BPJS Kesehatan pada Oktober 2026 sehingga seluruh layanan dapat diakses masyarakat secara penuh.

Selain layanan BPJS, Pemkab Badung juga tengah menyiapkan program tambahan kesehatan melalui skema Manfaat Tambahan Nak Badung Sehat untuk membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih maksimal.

BACA JUGA :  Internalisasi Zona Integritas, Kantor Pertanahan Klungkung Perkuat Layanan Bersih dan Profesional

Adi Arnawa menekankan pentingnya pelayanan prima dari seluruh jajaran rumah sakit, mulai dari direktur, dokter spesialis hingga tenaga perawat. Ia tidak ingin rumah sakit baru ini justru memunculkan keluhan masyarakat terkait pelayanan maupun fasilitas.

“Kami ingin rumah sakit ini benar-benar menjadi rumah sakit rujukan terbaik, tidak hanya di Bali, tetapi kalau perlu bertaraf internasional,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit modern juga menjadi nilai tambah bagi sektor pariwisata Badung. Dengan layanan kesehatan yang berkualitas, wisatawan disebut akan semakin nyaman dan percaya untuk berkunjung ke Bali, khususnya Badung, sehingga dapat mendukung pengembangan medical tourism.

Sementara itu, Direktur RSUD Giri Asih dr. Ni Luh Ketut Ayu Ratnawati mengatakan pihaknya siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat pasca terbitnya izin operasional rumah sakit tipe C tersebut.

BACA JUGA :  Terkepung Abrasi dan Pembangunan Liar, Warga Nusa Penida Resah

Ia menyebut kesiapan layanan ditunjang oleh SDM, alat kesehatan hingga dukungan anggaran yang memadai.

Dalam tiga bulan awal operasional, rumah sakit akan membuka layanan rawat inap, IGD dan tindakan operasi sebagai bagian dari pengumpulan data untuk proses akreditasi sebelum menjalin kerja sama penuh dengan BPJS Kesehatan.

“Kami berharap dukungan masyarakat agar RSUD Giri Asih dapat berkembang dan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Badung,” ujarnya. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya