Terlilit Utang Jadi Motif Eks Kontraktor Setrum Dokter Muda di Denpasar

Polisi menggelar olah TKP pada mobil korban di Panjer, Denpasar Selatan.
Polisi menggelar olah TKP pada mobil korban di Panjer, Denpasar Selatan.

DENPASAR, BALINEWS.ID – Tekanan ekonomi diduga menjadi pemicu seorang pria berinisial AF (37) nekat melakukan aksi percobaan pembegalan terhadap seorang dokter muda di kawasan Jalan Tukad Barito, Panjer, Denpasar Selatan.

Pelaku yang diketahui merupakan mantan kontraktor itu mengaku terlilit utang hingga akhirnya memilih jalan kriminal untuk mendapatkan uang cepat.

Kasus yang sempat menghebohkan warga Denpasar Selatan tersebut terjadi pada Minggu (31/5/2026) siang. Korbannya adalah seorang dokter muda berinisial JJR (25) yang saat itu sedang berada seorang diri di dalam mobil.

Dari hasil penyelidikan kepolisian, terungkap bahwa pelaku dan korban tidak memiliki hubungan ataupun saling mengenal sebelumnya.

BACA JUGA :  Pengedar Tembakau Gorila Dicokok di Denpasar, Sang Bandar Masih Tak Tersentuh

AF disebut memilih korban secara acak setelah melihat seorang perempuan yang berada sendirian dan dianggap sebagai target yang mudah.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, menjelaskan bahwa pelaku memang sedang mencari sasaran untuk melancarkan aksinya. Saat melihat korban seorang diri, pelaku langsung menjalankan rencananya.

“Antara pelaku dan korban tidak memiliki hubungan. Pelaku mencari target secara acak, kemudian melihat korban seorang perempuan yang sendirian sehingga dijadikan sasaran,” ujar Iptu Azel, Rabu (3/6/2026).

BACA JUGA :  Cegah Aksi Bundir, Jembatan Cau Belayu Tabanan Dipasangi Railing Pengaman

Polisi juga mengungkap latar belakang ekonomi yang mendorong pelaku melakukan tindak kejahatan tersebut. AF sebelumnya bekerja sebagai kontraktor sebelum beralih ke sektor swasta. Namun sejumlah kewajiban finansial yang belum terselesaikan membuatnya terjerat utang.

Sebagian utang itu disebut berkaitan dengan tanggung jawab kepada sejumlah vendor proyek yang pernah ditanganinya saat masih menjalani profesi sebagai kontraktor. Kondisi tersebut membuat pelaku mengalami tekanan ekonomi yang cukup berat.

“Dari pengakuannya karena terlilit utang. Salah satu alasan melakukan perbuatan tersebut untuk mendapatkan uang guna membayar utang-utangnya,” jelas Iptu Azel.

BACA JUGA :  Api Lalap Gudang di Kawasan Denpasar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Dalam aksinya, AF sempat menyerang korban menggunakan alat setrum hingga menyebabkan luka pada bagian dada. Meski demikian, upaya pelaku untuk menguasai kendaraan maupun barang berharga korban gagal karena korban berhasil menyelamatkan diri.

Peristiwa itu sempat menjadi perhatian publik karena terjadi di kawasan padat penduduk. Setelah menerima laporan, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap AF dan mengungkap motif di balik aksi percobaan pembegalan tersebut.

Saat ini, pelaku masih menjalani proses hukum dan kasusnya terus didalami oleh penyidik Polsek Denpasar Selatan. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya