DENPASAR, BALINEWS.ID – Antrean panjang pemohon layanan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar menjadi sorotan publik setelah sebuah video berdurasi tujuh detik yang diunggah akun Instagram @fillorossi.91 viral di media sosial. Video yang diunggah pada 30 Juni 2026 itu memperlihatkan puluhan pemohon telah mengantre bahkan sebelum jam operasional kantor dimulai.
Unggahan tersebut diberi judul “Perpanjangan Visa Bali” dengan narasi “POV: Anda pergi ke Imigrasi sebelum jam operasional untuk memperpanjang visa Anda.” Dalam keterangannya, pemilik akun mengaku sengaja datang sekitar 10 menit sebelum kantor dibuka agar memperoleh nomor antrean lebih awal. Namun, setibanya di lokasi, ia justru mendapati antrean sudah mengular karena banyak pemohon telah datang jauh lebih pagi.
“The queue was already massive, with people lining up long before the doors even opened,” tulis pemilik akun dalam unggahan tersebut.
Melalui caption videonya, ia juga membagikan pengalaman tersebut kepada para warga negara asing maupun masyarakat yang hendak mengurus perpanjangan Visa C1 Indonesia agar datang lebih awal demi menghindari antrean panjang.
Unggahan singkat itu langsung menarik perhatian warganet. Hingga kini, video tersebut telah memperoleh sekitar 1.859 tanda suka, 350 komentar, serta 2.792 kali dibagikan, menandakan tingginya perhatian publik terhadap layanan keimigrasian di Bali yang selama ini menjadi salah satu daerah dengan jumlah pemohon izin tinggal tertinggi di Indonesia.
Kolom komentar pun dipenuhi berbagai tanggapan. Sebagian warganet mempertanyakan biaya perpanjangan Visa C1. Pemilik akun menjawab bahwa proses tersebut menghabiskan biaya sekitar Rp1 juta untuk masa berlaku dua bulan. Jawaban itu kemudian memicu respons lain dari pengguna media sosial yang mengaku biasa menggunakan jasa agen dengan biaya mencapai sekitar Rp2 juta, sehingga menganggap biaya yang disebutkan jauh lebih murah.
Tidak sedikit pula warganet yang menyarankan agar pengurusan dilakukan secara daring karena pemerintah telah menyediakan layanan online. Menanggapi hal tersebut, pemilik akun menjelaskan bahwa pengurusan secara langsung dipilih apabila tidak memiliki kesibukan lain sehingga dinilai lebih praktis baginya.
Komentar lain juga mempertanyakan alasan pemohon tidak mengurus visa dari negara asalnya. Pemilik akun kemudian menjelaskan bahwa dirinya bukan sedang mengajukan visa baru, melainkan melakukan perpanjangan izin tinggal karena ingin melanjutkan masa tinggal di Bali yang menurutnya sangat menyenangkan sebagai destinasi liburan.
Selain komentar-komentar tersebut, berbagai tanggapan lain turut bermunculan, mulai dari pengalaman serupa ketika mengurus dokumen keimigrasian hingga apresiasi terhadap pelayanan petugas yang dinilai tetap melayani pemohon meski jumlah antrean cukup padat.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Seksi Teknologi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Denpasar, Putu Suhendra, membenarkan bahwa antrean memang sempat terjadi. Namun ia menegaskan kondisi tersebut merupakan situasi yang lazim terjadi setelah masa libur panjang.
“Biasanya antrean seperti ini terjadi setelah libur panjang. Antrean pada video tersebut terjadi sebelum layanan dibuka. Untuk antrean pagi ini aman dan terkendali,” ujar Putu Suhendra melalui pesan singkat.
Senada dengan itu, Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Ahmad Apriandi, menjelaskan lonjakan pemohon umumnya terjadi setiap awal pekan setelah libur beruntun.
Menurutnya, setelah libur Jumat, Sabtu, dan Minggu, jumlah permohonan pada hari Senin dan Selasa memang cenderung meningkat signifikan. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pihak Imigrasi telah mengambil langkah dengan membuka layanan lebih awal agar proses pelayanan tetap berjalan lancar.
Ahmad juga menepis berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial terkait penyebab antrean tersebut.
Ia menegaskan bahwa antrean yang terlihat dalam video viral sama sekali tidak berkaitan dengan isu penangkapan ataupun operasi keimigrasian sebagaimana sempat beredar di sejumlah komentar warganet.
“Antrean itu murni karena tingginya jumlah pemohon setelah libur panjang. Kami sudah mengantisipasi dengan membuka pelayanan lebih awal. Tidak ada kaitannya dengan penangkapan atau isu lainnya,” tegasnya.
Kantor Imigrasi Denpasar sendiri merupakan salah satu kantor imigrasi dengan volume layanan tertinggi di Indonesia. Tingginya jumlah wisatawan mancanegara, pekerja asing, investor, hingga warga negara asing yang tinggal sementara di Bali membuat permohonan perpanjangan izin tinggal maupun layanan keimigrasian lainnya terus meningkat, terutama pada periode setelah hari libur nasional maupun akhir pekan panjang.
Pihak Imigrasi mengimbau masyarakat dan warga negara asing yang akan mengurus dokumen keimigrasian agar memanfaatkan layanan yang tersedia sesuai kebutuhan, termasuk datang lebih awal pada periode yang diperkirakan ramai, sehingga proses pelayanan dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman.
