KLUNGKUNG, BALINEWS.ID – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Kabupaten Klungkung dalam membantu warga yang tertimpa musibah kebakaran. Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, memimpin langsung kegiatan pembersihan puing-puing rumah korban kebakaran di Dusun Tengah, Desa Timuhun, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari asesmen cepat yang dilakukan pasca-kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan rumah milik I Komang Suastika Arianta (44). Sejak pagi hari, puluhan personel gabungan dan masyarakat setempat bergotong royong membersihkan material bangunan yang terbakar agar proses pemulihan dapat segera dilakukan.
Aksi kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial Kabupaten Klungkung, TNI, Polri, serta warga sekitar. Dengan semangat kebersamaan, proses pembersihan area rumah yang terdampak kebakaran berlangsung lancar.
Selain memimpin kegiatan kerja bakti, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan darurat kepada keluarga korban. Bantuan yang disalurkan melalui PMI Kabupaten Klungkung berupa satu paket family kit dan satu paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak.
Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan jajaran PMI Klungkung, perwakilan TNI-Polri, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.
Wakil Bupati Klungkung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, kehadiran pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus membantu meringankan beban keluarga korban.
Sementara itu, PMI Kabupaten Klungkung berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh keluarga korban. Meski bersifat darurat, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi penyemangat bagi keluarga untuk bangkit setelah mengalami musibah.
Diketahui, kebakaran tersebut berdampak pada satu kepala keluarga yang dihuni lima orang. Sejumlah bagian rumah, termasuk ruang tamu, dua kamar tidur, dan dapur mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah.
Kebersamaan yang ditunjukkan pemerintah, lembaga kemanusiaan, aparat keamanan, dan masyarakat Desa Timuhun menjadi cerminan kuatnya solidaritas sosial di tengah masyarakat Klungkung dalam menghadapi situasi bencana. (*)

