TABANAN, BALINEWS.ID – Sebanyak 235 prajurit muda resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) setelah menuntaskan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya tugas pengabdian mereka sebagai Bintara TNI AD.
Upacara penutupan pendidikan digelar di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Selasa (11/8/2026), dan dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.
Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan yang telah berhasil melewati pendidikan dengan penuh disiplin dan kerja keras. Menurutnya, keberhasilan meraih pangkat Serda merupakan hasil dari proses pembentukan yang membutuhkan ketekunan, semangat pantang menyerah serta pengorbanan.
“Keberhasilan yang diraih merupakan buah dari disiplin, kerja keras, semangat pantang menyerah, serta pengorbanan yang telah ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian pendidikan,” ujar Pangdam.
Ia menegaskan, berakhirnya pendidikan bukan berarti berakhirnya proses pembelajaran. Justru, pengukuhan sebagai Bintara menjadi awal perjalanan pengabdian dengan tanggung jawab yang lebih besar kepada bangsa, negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
Para Bintara juga diminta terus meningkatkan kemampuan seiring semakin kompleksnya dinamika tugas TNI AD. Integritas, profesionalisme, disiplin, loyalitas dan kemampuan beradaptasi disebut menjadi modal utama dalam menjalankan tugas di satuan masing-masing.
Pangdam mengingatkan para prajurit agar menjadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap tindakan.
“Jadilah teladan bagi anggota maupun masyarakat, dengan senantiasa memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” tegasnya.
Selain kemampuan profesional, Pangdam juga menekankan pentingnya menjaga kehormatan diri, keluarga, satuan dan institusi TNI AD. Para prajurit diminta menjauhi pelanggaran hukum, penyalahgunaan narkoba, perjudian, penyalahgunaan wewenang hingga aktivitas media sosial yang dapat merugikan citra TNI.
Rangkaian penutupan pendidikan turut diisi demonstrasi keterampilan para lulusan. Mereka menampilkan kemampuan Taktik Regu Senapan Operasi Lawan Insurjen (Rupan OLI), Bela Diri Militer dan Sparko.
Demonstrasi tersebut memperlihatkan hasil pembinaan selama mengikuti pendidikan, baik dari aspek fisik, mental, keterampilan maupun kekompakan. Penampilan para prajurit juga menjadi gambaran kesiapan mereka untuk menjalankan tugas di satuan masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam memberikan penghargaan kepada sejumlah lulusan berprestasi. Di antaranya Serda Kadek Kaleryana yang meraih nilai tertinggi pada aspek Tri Pola Dasar dan Jasmani Militer. Sementara I Kadek Yoga Pratama menjadi lulusan dengan prestasi pada bidang Pengetahuan dan Keterampilan (PENGPIL), serta Sikap dan Perilaku (SIKU).
Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada Danrindam IX/Udayana beserta seluruh tenaga pendidik yang telah berperan dalam membentuk dan membekali para siswa selama mengikuti pendidikan.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, pelantikan 235 Bintara tersebut menjadi awal bagi para prajurit untuk menerapkan seluruh ilmu, keterampilan dan nilai-nilai keprajuritan yang diperoleh selama pendidikan.
“Para Bintara yang telah dilantik diharapkan mampu menunjukkan kualitas sebagai prajurit yang profesional, disiplin, loyal, berintegritas, dan senantiasa menjadi teladan di tengah masyarakat,” kata Amrizal.
Ia berharap seluruh bekal selama berada di Rindam IX/Udayana dapat menjadi dasar dalam menjalankan tugas dan pengabdian di satuan masing-masing.
Upacara tersebut turut dihadiri jajaran pejabat utama Kodam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, unsur Forkopimda Kabupaten Tabanan, serta jajaran Persit KCK Daerah IX/Udayana.
Dengan berakhirnya pendidikan, 235 Bintara Infanteri kini siap menjalankan tugas sebagai prajurit TNI AD dengan membawa nilai disiplin, loyalitas dan jiwa keprajuritan yang telah ditempa selama mengikuti pendidikan di Rindam IX/Udayana. (*)
