GIANYAR, BALINEWS.ID – Seorang sopir di lingkungan DPRD Klungkung yang berstatus PPPK paruh waktu diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum anak anggota DPRD Klungkung di sebuah kafe di wilayah Kabupaten Gianyar, Senin malam (25/5/2026).
Korban berinisial IWM mengalami luka pada bagian pelipis, pipi, dan dagu akibat dugaan pemukulan yang terjadi di dalam room tempat hiburan tersebut.
Kepada wartawan, IWM menuturkan peristiwa itu bermula ketika dirinya dihubungi melalui telepon oleh terduga pelaku dan diajak bertemu di sebuah kafe di Gianyar. Setelah tiba di lokasi, korban dan pelaku kemudian masuk ke dalam room untuk berbincang.
Di dalam room tersebut, pelaku disebut sempat menawarkan waitress kepada korban. Namun korban awalnya menolak tawaran tersebut. Meski demikian, pelaku tetap memesan dua waitress yang kemudian masing-masing menemani korban dan pelaku.
Korban mengaku tidak mengetahui secara pasti pemicu terjadinya keributan di dalam room. Namun secara tiba-tiba pelaku diduga melakukan pemukulan ke arah wajah korban.
“Pelipis, pipi, dan dagu saya mengalami luka akibat dipukul,” ujar IWM.
Usai kejadian, korban langsung meninggalkan lokasi. Selanjutnya korban menjalani visum di RS Klungkung untuk pemeriksaan luka yang dialami. Setelah itu, korban melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polres Gianyar guna diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terduga pelaku maupun aparat kepolisian terkait laporan tersebut. (*)

