Kebakaran Rumah Milik Warga di Denpasar, Diduga Akibat Konsleting Listrik

Kebakaran rumah milik warga di Jalan Seruni No. 20, Desa Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur.
Kebakaran rumah milik warga di Jalan Seruni No. 20, Desa Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur.

DENPASAR, BALINEWS.ID – Sebuah rumah di Jalan Seruni, Desa Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur, dilalap api pada Sabtu (10/5) sore sekitar pukul 15.30 WITA. Api diduga berasal dari lantai dua rumah akibat konsleting listrik.

Pemilik rumah, Ketut Sariani, saat kejadian sedang duduk di warung ketika cucunya berteriak bahwa ada api di lantai dua. Ia langsung mengajak cucunya keluar menyelamatkan diri. Warga sekitar yang melihat kobaran api pun segera membantu memadamkan api menggunakan ember dan selang air.

BACA JUGA :  Sidang Praperadilan Made Daging, Saksi Ahli Polda Sebut Ada Kesalahan Administrasi

Salah satu saksi, Ni Nyoman Sugiantini, menyebutkan bahwa ia melihat api sudah membesar di teras kamar lantai dua. Ia langsung meminta bantuan kepada petugas keamanan Bank BPD Bali yang berada di seberang rumah. Petugas kemudian membantu menggunakan alat pemadam (apar) yang tersedia, namun api terus membesar hingga akhirnya tim Damkar Kota Denpasar tiba.

“Sebanyak tujuh unit mobil Damkar tiba di lokasi dan bersama warga berusaha memadamkan api. Sekitar pukul 16.00 WITA api berhasil dipadamkan,” jelas Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi.

BACA JUGA :  Warung Nasi Tekor Badak Dilalap Api, Karyawan Sesak Napas dan Motor Ludes Terbakar

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi masih dalam proses pendataan. Saat ini, pemilik rumah belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian dan masih memeriksa barang-barang yang terbakar.

Polisi telah mendatangi lokasi, mencatat keterangan saksi, dan melakukan dokumentasi di TKP. Penyebab sementara diduga karena konsleting listrik di lantai dua rumah. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya