Xi Jinping Bertemu Trump di Kuil Surga, Begini Sejarah Temple of Heaven

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di kuil surga, Beijing.
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di kuil surga, Beijing.

BEIJING, BALINEWS.ID – Pertemuan dua poros kekuatan dunia, Asia dan Amerika, berlangsung di kawasan bersejarah Temple of Heaven, Beijing, China, Kamis (14/5). Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke China sekaligus memperlihatkan suasana akrab antara Trump dan Presiden China Xi Jinping saat berkeliling santai di kompleks cagar budaya tersebut.

Kunjungan ke Temple of Heaven dilakukan setelah kedua pemimpin negara menyelesaikan pembicaraan bilateral tertutup selama sekitar dua jam di Great Hall of the People atau Balai Agung Rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan utama, termasuk hubungan bilateral kedua negara dan persoalan geopolitik kawasan. Presiden Xi Jinping kembali menegaskan bahwa isu Taiwan merupakan persoalan paling sensitif dalam hubungan antara Amerika Serikat dan China.

BACA JUGA :  Rapat Kerja Nasional ASITA 2025, DPD Asita Bali Kompak Hadir Dengan Busana Endek khas Bali

Usai pertemuan, Donald Trump tampak menikmati suasana kawasan bersejarah yang menjadi salah satu ikon budaya China itu. Di sela kunjungannya, Trump juga melontarkan pujian terhadap China dan menyebut hasil pembicaraannya dengan Xi berjalan positif.

Saat ditanya wartawan mengenai hasil pertemuan tersebut, Trump menjawab singkat.

“Bagus, Tempat Bagus. China itu Indah,” ujar Trump.

Pertemuan di Temple of Heaven dinilai menjadi simbol pendekatan diplomatik yang lebih hangat di tengah dinamika hubungan kedua negara yang selama ini kerap diwarnai tensi perdagangan, keamanan, dan geopolitik internasional. Selain menjadi agenda diplomasi, kunjungan tersebut juga memperlihatkan upaya kedua negara menjaga komunikasi strategis di tengah berbagai isu global yang berkembang.

BACA JUGA :  Bali, Borobudur, dan Toba Jadi Magnet Utama Warga Swiss

Temple of Heaven atau Kuil Surga adalah kompleks cagar budaya dan situs religius bersejarah di Beijing, China, yang dibangun pada era Dinasti Ming pada awal abad ke-15. Tempat ini dulunya digunakan oleh para kaisar China untuk melakukan upacara persembahan dan doa kepada langit demi memohon hasil panen yang baik serta kesejahteraan negara.

Kompleks ini memiliki nilai filosofi tinggi dalam budaya Tiongkok kuno karena dianggap sebagai simbol hubungan harmonis antara langit dan bumi. Dalam kepercayaan tradisional China, kaisar disebut sebagai “Putra Langit” sehingga ritual di Temple of Heaven menjadi bagian penting dalam legitimasi kekuasaan kekaisaran.

BACA JUGA :  Trump Larang Mahasiswa Asing Kuliah di Harvard

Salah satu bangunan paling terkenal di kawasan ini adalah Hall of Prayer for Good Harvests, bangunan bundar beratap biru yang menjadi ikon arsitektur China klasik. Seluruh desain kawasan dibuat penuh simbol, mulai dari bentuk lingkaran yang melambangkan langit hingga tata ruang yang mencerminkan keseimbangan kosmis.

Saat ini, Temple of Heaven menjadi salah satu destinasi wisata dan warisan budaya dunia UNESCO yang paling terkenal di China. Selain nilai sejarahnya, kawasan ini juga dikenal sebagai ruang publik tempat warga Beijing berolahraga, bermain musik tradisional, hingga berkumpul setiap pagi.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya