BALINEWS.ID – Bali bagi Luna Maya bukan sekadar tempat untuk menikmati liburan. Kali ini, ada momen keluarga yang membuat kehadirannya terasa jauh lebih personal.
Luna pulang untuk mendampingi keponakannya, Suri Jabrik, menjalani upacara Menek Kelih, salah satu tradisi penting dalam kehidupan masyarakat Hindu Bali.
Momen itu dibagikan Luna melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu, 31 Agustus 2026. Dalam sejumlah foto, Luna terlihat larut dalam suasana hangat bersama keluarga besar.
Ia tampil anggun mengenakan kebaya putih khas Bali. Dalam salah satu potret, Luna berdiri bersama sang ibunda dan Suri yang berada di tengah mengenakan busana adat bernuansa emas lengkap dengan hiasan bunga.

Namun yang menarik, Luna tidak hanya datang untuk berfoto.
Aktris tersebut juga terlihat mengikuti rangkaian prosesi bersama keluarga. Dalam salah satu momen, mereka menjalani sembahyang dengan khusyuk, sementara pemimpin upacara memimpin jalannya ritual.
Untuk Suri, Luna pun menyampaikan doa sederhana yang terasa personal.
“For @suri.jabrik, with all our love and prayers for the beautiful journey ahead,” tulis Luna.
Suri sendiri merupakan putri dari Tipi Jabrik, kakak Luna Maya. Kehadiran Luna dalam upacara tersebut memperlihatkan sisi lain kehidupan sang selebritas yang jarang menjadi sorotan, yakni kedekatannya dengan keluarga dan tradisi Bali.

Menek Kelih bukan sekadar seremoni keluarga. Dalam tradisi Hindu Bali, upacara ini menjadi bagian dari Manusa Yadnya yang menandai peralihan seorang anak menuju fase remaja.
Ada makna tentang pertumbuhan di balik setiap rangkaiannya. Mulai dari penyucian diri, persembahan banten, sembahyang bersama, hingga doa dan harapan keluarga agar sang anak siap menjalani tahap kehidupan berikutnya.
Setiap keluarga bisa memiliki tata cara yang berbeda. Namun pesannya tetap sama, pertumbuhan seorang anak bukan hanya dirayakan, tetapi juga didoakan.
Di tengah kehidupan Luna Maya yang selama ini identik dengan dunia hiburan, proyek besar, dan sorotan publik, momen di Bali ini justru memperlihatkan sesuatu yang lebih sederhana.
Pulang, berkumpul dengan keluarga, lalu menjadi bagian dari perjalanan penting seseorang yang ia sayangi.
Dan mungkin, justru itu yang membuat momen Luna di Bali kali ini terasa berbeda.
