Mati Listrik Massal di Wilayah Sumatera, Wali Kota Pekanbaru Kehilangan Ikan Koi

Ikan koi walikota Pekanbaru mati akibat blackout panjang.
Ikan koi walikota Pekanbaru mati akibat blackout panjang.

PEKANBARU, BALINEWS.ID – Fenomena blackout (mati listrik massal) pada Jumat malam (22/5/2026) dilaporkan terjadi secara serentak di enam provinsi di wilayah Sumatera. Yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Lampung.

Dampaknya, selain keluhan mengenai aktivitas yang terganggu, sejumlah warga juga melaporkan kerusakan perangkat elektronik akibat padamnya listrik secara tiba-tiba.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, turut membagikan kisah kehilangan puluhan ekor ikan koi peliharaannya akibat insiden tersebut. Ia mengaku pasrah karena seluruh ikan koi kesayangannya mati mendadak setelah sistem sirkulasi oksigen di kolam berhenti total akibat listrik padam.

BACA JUGA :  Demo 25 Agustus 2025 Berakhir Ricuh, Apa Saja Isi Tuntutannya?

Melalui akun media sosial pribadinya, Agung mengungkapkan bahwa rumahnya tidak dilengkapi genset darurat sehingga tidak ada cadangan daya untuk menjaga pompa oksigen tetap berfungsi.

“Mati lampu tadi malam menyisakan duka karena di rumah tidak ada genset, sehingga semua ikan koi kesayangan saya mati. Namanya musibah, ya saya harus tetap ikhlas dan tabah menghadapinya,” tulis Agung Nugroho, Sabtu (23/5/2026), dikutip dari mediacenter.com.

Ia juga mengajak masyarakat berbagi pengalaman selama blackout terjadi.

BACA JUGA :  BPOM Bongkar 22 Obat Herbal Berbahaya, Ada Produk Stamina Pria hingga Pegal Linu

“Namanya musibah, mau bagaimana lagi dan yang paling penting kita semua harus tetap bersabar. Apa pengalaman kalian pas blackout tadi malam, ayo cerita dong,” ujarnya.

Sementara itu, PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa gangguan terjadi pada sistem kelistrikan Sumatera sehingga menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Pulau Sumatera.

Manager Komunikasi Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap gangguan sistem yang terjadi sejak pukul 18.44 WIB.

BACA JUGA :  Manager PLN Bali Timur Mohon Maaf, Kini Fokus Pemulihan Listrik

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Info sementara pukul 18.44 WIB Sistem Sumatera Bagian Utara – Sumatera Bagian Tengah terpisah dan Sumatera Bagian Utara padam total. Beban padam masih didata,” ujarnya, dikutip Antara, dalam keterangan di Pekanbaru, Jumat malam.

Hingga kini, PLN masih melakukan penelusuran penyebab gangguan sekaligus proses pemulihan sistem kelistrikan di wilayah terdampak.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya