Pegawai Money Changer di Tegallalang Diduga Tilap Uang, Polisi Bertindak

Karyawan money changer di Jalan raya Tegalalang viral karena ulahnya diduga mengambil uang wisatawan asing.
Karyawan money changer di Jalan raya Tegalalang viral karena ulahnya diduga mengambil uang wisatawan asing.

GIANYAR, BALINEWS.ID – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan praktik penipuan di sebuah kios penukaran uang atau money changer di Jalan Raya Tegallalang, Gianyar, viral di media sosial. Video yang diunggah pada Senin (15/9/2025) ini menampilkan aksi curang yang diduga dilakukan pemilik kios, I G B P, terhadap seorang turis asing.

Dalam rekaman tersebut, turis itu menukarkan 200 euro, yang seharusnya bernilai Rp3.805.000. Namun, pemilik kios diduga hanya menyerahkan Rp2.805.000 dan menyembunyikan sisa Rp1 juta di dalam laci. Kecurangan ini terungkap setelah si turis menghitung kembali uangnya dan mendapati jumlahnya kurang.

BACA JUGA :  Polisi Berhasil Amankan Dua Pemuda yang Diduga Lakukan Aksi Coret Bendera di Jembrana

Merasa dirugikan, turis tersebut meminta bantuan sopir yang mengantarnya. Setelah didesak, pemilik kios akhirnya mengembalikan uang Rp1 juta yang sempat ia sembunyikan.

Kejadian ini langsung ditanggapi oleh Polsek Tegallalang. Pelaku pun telah dipanggil untuk diinterogasi.

Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Wiwin Wirahadi, membenarkan interogasi tersebut. “Hanya saja kekurangan uang yang ditukar sudah diberikan kembali untuk tamu tersebut, melalui driver yang mengantarnya,” jelasnya.

Kasus ini sontak menuai reaksi keras dari warganet, yang khawatir praktik curang semacam ini dapat merusak citra pariwisata Bali, terutama di Gianyar yang merupakan destinasi favorit turis mancanegara.

BACA JUGA :  Polisi di Gianyar Up Grade Pemahaman KUHAP Baru, Hadirkan Tim Bidkum Polda Bali

Masyarakat berharap pihak berwenang segera menindak tegas money changer ilegal dan yang melakukan praktik curang agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya