DENPASAR, BALINEWS.ID – Aksi percobaan perampasan mobil terjadi di kawasan Jalan Tukad Barito Timur, Panjer, Denpasar Selatan, pada Minggu (31/5) siang.
Seorang dokter muda berinisial JRR (25) menjadi korban dalam kejadian tersebut dan mengalami luka setelah diserang menggunakan alat setrum oleh pelaku.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita saat korban yang merupakan perempuan asal Makassar selesai berbelanja di sebuah toko kacamata di lokasi kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi menjelaskan, korban datang ke toko tersebut dengan mengendarai mobil sedan berwarna merah dan memarkirkannya di depan toko.
“Saat itu. korban datang dengan mengendarai mobil sedan warna merah dan parkir di depan toko,” ujarnya, Selasa (2/6).
Usai membeli kacamata, korban kembali ke kendaraannya dan masuk ke dalam mobil sambil menyalakan mesin. Namun, pintu kendaraan belum sempat dikunci.
Pada saat itulah seorang pria berinisial AF (37) yang berjalan kaki mendekati kendaraan korban. Pelaku kemudian membuka pintu mobil secara tiba-tiba dan langsung menyerang korban menggunakan alat setrum yang diarahkan ke bagian dada.
Tidak hanya itu, korban juga ditarik keluar dari dalam mobil saat pelaku berusaha mengambil alih kendaraan. Beruntung, korban segera berteriak meminta pertolongan sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Mendengar teriakan korban, sejumlah warga langsung berdatangan dan berhasil menggagalkan aksi pelaku. AF kemudian diamankan di lokasi sebelum diserahkan kepada anggota Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk melancarkan aksinya. Barang bukti tersebut antara lain sebuah alat setrum, gunting, tang, lakban, dua utas tali, beberapa kabel ties, serta sepasang sarung tangan.
“Kami mengamankan barang bukti berupa sebuah alat setrum, sebuat gunting, sebuah tang, lakban, dua buah tali, beberapa tali tis, serta sepasang sarung tangan,” tandasnya.
Saat ini penyidik masih mendalami motif pelaku melakukan percobaan perampasan mobil tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatannya dalam aksi kriminal serupa di lokasi lain. (*)

