BADUNG, BALINEWS.ID – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menerima kunjungan Victoria Veronica Titisari Kosasieputri di Ruang Tamu Bupati, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (28/4). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, didampingi Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, serta jajaran pejabat daerah.
Victoria, perwakilan Bali yang sukses meraih Runner Up 1 sekaligus menyandang gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2026 pada grand final di Jakarta, disambut dengan apresiasi tinggi. Bupati menegaskan bahwa capaian tersebut bukan hanya prestasi individu, tetapi juga kebanggaan kolektif masyarakat Bali.
“Ini bukan sekadar kemenangan pribadi, tetapi kebanggaan bagi Bali. Kami berharap Victoria mampu menjadi representasi generasi muda yang peduli dan berkontribusi nyata bagi lingkungan,” ujar Adi Arnawa.
Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa ajang Puteri Indonesia merupakan platform strategis untuk menyuarakan isu-isu penting, terutama pelestarian lingkungan dan budaya. Ia pun “menitipkan misi” kepada Victoria agar aktif mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, terkait pentingnya menjaga kelestarian alam Bali yang kini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan sampah hingga tekanan pembangunan pariwisata.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, komunitas, dan figur publik seperti Puteri Indonesia sangat dibutuhkan untuk mendorong gerakan nyata yang berkelanjutan. “Peran duta lingkungan sangat penting dalam membangun kesadaran publik. Kami ingin ada gerakan konkret yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya soal lingkungan, Bupati juga mendorong Victoria untuk terus menggaungkan kekayaan seni dan budaya Bali di kancah nasional maupun internasional. Ia menilai, promosi budaya harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan sebagai satu kesatuan identitas Bali.
Sementara itu, Victoria Kosasieputri menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Badung. Ia mengaku dukungan tersebut menjadi motivasi besar untuk menjalankan perannya secara maksimal.
“Terima kasih atas dukungan luar biasa dari masyarakat Bali, khususnya Badung. Ini menjadi energi bagi saya untuk terus bergerak dan membawa dampak positif,” ungkapnya.
Victoria menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program-program konkret, mulai dari kampanye pengurangan sampah plastik, edukasi lingkungan berbasis komunitas, hingga kolaborasi dengan pelaku seni untuk mengangkat isu pelestarian melalui pendekatan kreatif.
Ia juga berencana menggandeng berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas lingkungan, hingga generasi muda, guna menciptakan gerakan bersama yang berkelanjutan. “Saya ingin peran ini tidak hanya simbolis, tetapi benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi Bali dan Indonesia,” tegasnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Badung dan Puteri Indonesia Lingkungan 2026 dalam mendorong gerakan pelestarian lingkungan dan penguatan budaya Bali secara berkelanjutan. (*)
