BALINEWS.ID – Ruben Onsu unggah momen makan bareng anak-anaknya, terlihat santai dan penuh syukur. Tapi satu kalimat di caption-nya bikin warganet berhenti scroll dan mulai menyusun teori sendiri.
Videonya sendiri sederhana. Anak-anak Ruben makan bersama, salah satunya sudah bisa duduk sendiri tanpa dipangku. Ruben menulis rasa bahagianya melihat perkembangan itu, “Bahagia nya uncle bisa makan bareng sama anak2ku dan gak usah dipangku, uncle Nia bisa duduk sendiri di sebelah cici-nya.”
Sampai di situ, semua orang mungkin cuma bakal like dan lewat. Tapi kalimat berikutnya yang bikin video ini viral: “Dan jangan bilang anak nya yang mau ya, justru yang udah dewasa harus mengajarkan.” Ruben menutupnya dengan hashtag #Initentangadab.

Yang membuat publik langsung menyambungkan titik-titik adalah satu detail kecil dalam video itu sendiri, yakni kehadiran Giorgio di sekitar anak-anak Ruben. Nama itu belakangan memang lekat dengan Sarwendah, mantan istri Ruben, dan publik jadi punya alasan untuk membaca pesan soal “adab” itu sebagai lebih dari sekadar caption biasa.
Ruben sendiri tidak pernah menyebut nama siapa pun secara langsung dalam unggahannya. Jadi sampai sekarang, belum ada kepastian apakah kalimat itu memang ditujukan ke seseorang, atau murni pandangannya sebagai ayah soal bagaimana orang dewasa seharusnya memberi contoh ke anak-anak.
Justru ketidakjelasan itulah yang membuat warganet ramai berspekulasi. Ada yang membacanya sebagai sindiran halus, ada yang menganggapnya cuma pesan pengasuhan biasa yang kebetulan momennya pas dengan kehadiran Giorgio di frame video. Ruben sendiri memilih diam dan tidak memberi klarifikasi tambahan, membiarkan publik menafsirkan sendiri.
Selama Ruben belum buka suara lebih jauh, unggahan ini kemungkinan besar akan terus jadi bahan obrolan, terutama di kalangan warganet yang selama ini mengikuti dinamika hubungan Ruben, Sarwendah, dan orang-orang di sekitar mereka pasca-perceraian.
