Terhimpit Masalah Ekonomi, Pria Belasan Tahun Ini Nekat Jambret Kalung Emas Wisatawan Rusia di Kuta

Oplus_131072

BADUNG, BALINEWS ID -Aksi penjambretan kalung emas terhadap seorang wisatawan asal Rusia di kawasan Kuta, Badung, Bali, akhirnya terungkap.

Seorang remaja berinisial IKD(16) asal Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Karangasem, akhirnya berhasil diamankan Polisi.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, kejadian terjadi Selasa, 8 September 2026 sekitar pukul 22.40 Wita, tepatnya di depan Coco Mart, Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung.

Korban dalam kasus ini bernama Vasilev Sergei, Warga Negara (WN) Rusia(41).

Dirinya memaparkan kronologis singkat kejadian, berawal saat korban bersama istrinya tengah berjalan kaki di trotoar menuju sebuah SPA.

Setibanya di lokasi kejadian, korban tiba-tiba didekati dua orang mengendarai sepeda motor Honda PCX warna hitam.

Kedua pelaku mengenakan jaket hitam dengan corak kekuningan serta celana panjang hitam.

Motor tersebut kemudian memepet korban. Salah satu pelaku langsung merampas kalung emas yang dikenakan korban di leher.

Korban yang refleks berusaha mempertahankan kalungnya membuat kalung tersebut putus..

“Pelaku hanya berhasil membawa kabur liontin emas seberat 19 gram, sedangkan bagian kalung masih berhasil dipertahankan korban,” jelasnya, Kamis,(10/9/2026) di Denpasar.

Menurut Ia, Pengungkapan kasus tersebut berawal dari kegiatan patroli rutin personel Polsek Kuta, Rabu, 9 September 2026.

Tim mendapatkan informasi bahwa seorang yang diduga terlibat dalam aksi penjambretan kerap melintas di kawasan Jalan Raya Kartika Plaza, Kuta.Kemudian bergerak menuju lokasi.

“Saat berada di kawasan tersebut, anggota melihat seorang diduga sebagai pelaku tengah berboncengan dengan rekannya menggunakan sepeda motor,” ujarnya.

Ia menyebutkan, Gerak cepat Tim membuat IKD berhasil diamankan. Namun, rekannya yang diketahui bernama ANDRE berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Tak Hanya Sekali, Pelaku Akui Beraksi di Sejumlah Lokasi, IKD beserta sejumlah barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Kuta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ucapnya.

Ia mengatakan, Dalam pemeriksaan, IKD mengakui terlibat dalam pencurian kalung emas tersebut. Ia juga mengungkap bahwa dirinya bersama ANDRE diduga telah melakukan aksi serupa di sejumlah lokasi di kawasan Kuta dan sekitarnya.

Beberapa kalung emas yang disebut pelaku antara lain kalung seberat 10 gram berkode 750 di Jalan Sriwijaya yang dijual Rp12,5 juta.

Kemudian kalung emas seberat 7 gram berkode 916 di pertigaan Jalan Patih Jelantik yang dijual Rp15 juta. Selanjutnya kalung seberat 15 gram berkode 700 di Jalan Tegeh Sari, Kuta, yang dijual Rp20 juta.

“Pelaku juga mengaku menjual kalung emas seberat 9,5 gram berkode 375 yang disebut diambil di Jalan Poppies I, Kuta, seharga Rp4,5 juta,” cetusnya.

Diringa menyebut, Aksi lainnya terjadi di Jalan Lebak Bene, Kuta, dengan kalung emas seberat 6,5 gram berkode 585 yang kemudian dijual Rp6,7 juta.

“Dari keterangan sementara, aksi tersebut dilatarbelakangi persoalan ekonomi,” sebutnya.

Dirinya mengatakan, pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk pengejaran Andre kini berstatus DPO serta mendalami dugaan aksi penjambretan lainnya diakui pelaku.

Dirinya menambahkan, Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp47.376.000.(*)

BACA JUGA :  Rencana Pembangunan Pelabuhan Kusamba: Layak Bersyarat, Pembebasan Lahan Masih Jadi Persoalan

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya