SEMARAPURA, BALINEWS.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Klungkung terus mendorong penguatan kualitas demokrasi melalui pemutakhiran data partai politik. Hal tersebut diwujudkan lewat kegiatan konsolidasi demokrasi yang dirangkaikan dengan audiensi bersama DPD Partai Golkar Kabupaten Klungkung, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan yang merupakan tindak lanjut Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 ini dipimpin langsung Ketua Bawaslu Klungkung, I Komang Supardika, didampingi anggota Ida Ayu Ari Widhiyanthy dan Sang Ayu Mudiasih. Kegiatan tersebut disambut jajaran pengurus Golkar yang dipimpin Wakil Ketua DPD, Tjokorda Gede Agung.
Dalam arahannya, Supardika mengapresiasi komunikasi yang telah terjalin antara Bawaslu dan partai politik selama ini, khususnya pada penyelenggaraan pemilu sebelumnya yang berjalan lancar dan kondusif. Ia menegaskan pentingnya pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan sebagai fondasi utama dalam tahapan pemilu.
“Data yang akurat menjadi kunci utama dalam setiap tahapan pemilu. Karena itu, partai politik diharapkan secara konsisten melakukan pembaruan data, baik keanggotaan, kepengurusan, maupun sekretariat,” ujarnya.
Selain itu, Bawaslu juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebagai basis suara serta kesiapan dalam peningkatan kapasitas saksi partai melalui edukasi dan pelatihan.
Sementara itu, Ida Ayu Ari Widhiyanthy menekankan pentingnya kejelasan administrasi, termasuk pembaruan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dan keberadaan sekretariat partai. Ia juga mendorong peningkatan keterlibatan perempuan dalam struktur partai sebagai bagian dari penguatan demokrasi inklusif.
Anggota Bawaslu lainnya, Sang Ayu Mudiasih, menambahkan bahwa kesiapan administrasi sejak dini sangat penting untuk menghindari kendala teknis saat tahapan pendaftaran partai politik berlangsung.
Dalam sesi diskusi, jajaran pengurus Golkar mengakui masih adanya kendala pada proses pendaftaran sebelumnya, khususnya terkait waktu yang mepet. Ke depan, mereka berkomitmen melakukan persiapan lebih matang, termasuk penguatan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi untuk pengelolaan data melalui sistem SIPOL.
Menanggapi hal tersebut, Bawaslu Klungkung kembali menegaskan pentingnya konsistensi dalam pemutakhiran data agar selalu sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan tertib, efektif, dan sesuai regulasi.
Sebagai penutup, Bawaslu Klungkung menyerahkan materi JDIH kepada pengurus DPD Partai Golkar sebagai bentuk dukungan peningkatan literasi hukum dan politik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Bawaslu dan partai politik semakin kuat dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di masa mendatang. (*)
