Betrand Peto Bantah Tuduhan Kekerasan Seksual, “Aku Tidak Kenal Mereka”

Betrand Peto bersama kuasa hukum/ Gugi Guntara
Betrand Peto bersama kuasa hukum/ Gugi Guntara

BALINEWS.ID – Setelah beberapa hari jadi sorotan atas laporan dugaan kekerasan seksual, Betrand Peto akhirnya angkat bicara langsung ke publik. Bukan lewat unggahan Instagram atau pernyataan tertulis, tapi ditemui langsung di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/9/2026).

Dengan nada tegas, Betrand membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya melakukan tindakan seksual terhadap seorang perempuan. “Aku tidak melakukan hal yang seperti apa yang dibilang,” ujarnya.

Bantahan Tegas soal Tuduhan Utama

Yang membuat pernyataan ini terasa berbeda dari sekadar bantahan umum, Betrand secara spesifik menyebut jenis tuduhan yang ia bantah. “Untuk permasalahan yang dibilang aku itu tindakan seksual, aku tidak melakukan itu sama sekali,” tegasnya.

Ia juga menegaskan kesiapannya mengikuti proses hukum yang berlaku, tanpa berniat menambah-nambah narasi di luar fakta yang ia ketahui. “Aku ada di sini dan aku enggak akan tambah-tambahin kata-kata, tambah-tambahin cerita, dan aku siap,” katanya.

BACA JUGA :  Polisi Luruskan Isu Bentrokan di Dagang Nasi Uduk Matraman-Menteng: Dipicu Geber Motor

Alasan di balik sikap tegasnya ini, menurut Betrand, berkaitan dengan menjaga nama baik dirinya sekaligus keluarganya. “Aku pasti menjaga nama baikku dan menjaga nama orang tuaku,” ujarnya.

Mengaku Tidak Kenal Sama Sekali dengan Pelapor

Salah satu poin paling krusial dari klarifikasi Betrand adalah soal hubungannya dengan perempuan yang melaporkannya. Ia menegaskan tidak mengenal sosok tersebut maupun teman-temannya sama sekali. “Aku pun enggak kenal sama mereka, aku sama sekali enggak kenal sama mereka,” katanya.

BACA JUGA :  The Apurva Kempinski Bali’s 2025 Campaign, A Celebration of Indonesia’s Cultural Power

Menurut versi Betrand, saat perempuan tersebut datang ke lokasi kejadian, ia sedang berada bersama teman-temannya, makan dan mengobrol seperti biasa. Ia mengaku tidak langsung berinteraksi dengan perempuan itu.

Interaksi Baru Terjadi Saat Ditanya soal Tangisan

Bagian yang cukup penting dari penjelasan Betrand adalah momen interaksinya dengan perempuan tersebut. Menurutnya, komunikasi baru terjadi ketika ia ditanya soal alasan seorang perempuan lain menangis di lokasi. Betrand mengaku tidak mengetahui penyebab tangisan tersebut.

Ini jadi detail yang cukup berbeda dari kronologi versi korban yang sebelumnya sudah beredar, sehingga membuat kasus ini semakin membutuhkan proses hukum yang jelas untuk mengungkap versi mana yang bisa dibuktikan secara faktual.

BACA JUGA :  Rasakan Kedamaian Nyepi dengan Serenity Package dari FOX Jimbaran

Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya

Dengan adanya bantahan langsung dari Betrand ini, kasus dugaan kekerasan seksual yang sebelumnya hanya memuat keterangan dari pihak pelapor dan kuasa hukumnya kini punya dua versi cerita yang saling bertolak belakang. Publik dan proses hukum di Polda Metro Jaya kini menghadapi tugas untuk mengungkap fakta sebenarnya lewat pemeriksaan lebih lanjut, keterangan saksi, serta bukti-bukti yang sudah diserahkan kedua belah pihak.

Perlu dicatat, ini adalah bantahan resmi pertama dari pihak Betrand Peto atas tuduhan yang sebelumnya disampaikan pelapor. Status hukum kasus ini masih dalam proses penyelidikan, dan setiap pihak berhak atas asas praduga tak bersalah sampai ada putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya