KARANGASEM, BALINEWS.ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menggelar kegiatan “Mukbang Anti Narkoba” sebagai upaya memberikan edukasi bahaya penyalahgunaan narkotika kepada generasi muda, khususnya kalangan pelajar.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) tersebut digelar bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) BNNP Bali dan jajaran BNNP Bali. Program itu menyasar anak-anak SDN 2 Nawakerti dan SMPN 5 Abang, Karangasem.
Berbeda dari sosialisasi antinarkoba yang umumnya dilakukan secara konvensional, edukasi kali ini dikemas melalui kegiatan memasak dalam porsi besar untuk kemudian dibagikan kepada para pelajar.
Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. Dr. Putu Putera Sadana mengatakan pendekatan humanis tersebut dilakukan agar pesan pencegahan narkotika dapat diterima masyarakat secara lebih dekat dan mudah, sekaligus memberikan manfaat langsung.
Menurutnya, perang terhadap narkotika tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan penyitaan barang bukti, tetapi juga menyangkut upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
“Keberhasilan ini tidak hanya diukur dari seberapa banyak barang bukti yang disita, melainkan dari seberapa banyak jiwa dan generasi muda yang berhasil diselamatkan melalui pencegahan dini,” ujar Putu Putera Sadana.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya BNN dalam memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
BNN RI di bawah kepemimpinan Komjen Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario, S.I.K., S.H., M.Si., juga mendorong program “Ananda Bersinar” atau Aksi Nasional Anti Narkotika yang dimulai dari anak bersih narkoba.
Melalui pendekatan soft power dan humanis, BNNP Bali berupaya menanamkan pemahaman tentang bahaya narkotika sejak usia dini.
Kegiatan “Mukbang Anti Narkoba” diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Dengan menyasar anak-anak dan remaja sejak dini, BNNP Bali menegaskan bahwa pencegahan merupakan salah satu kunci utama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
