Pria yang Ditemukan Tewas di Celah Batu Pantai Purnama Tinggalkan Rumah Sejak Senin

Petugas gabungan mengevakuasi jenazah seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di sela-sela batu pemecah ombak Pantai Purnama.
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di sela-sela batu pemecah ombak Pantai Purnama.

GIANYAR, BALINEWS.ID – Seorang pria berinisial I Kadek D.W. (35) ditemukan meninggal dunia di kawasan pesisir Pantai Purnama, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Rabu (5/8/2026). Jenazah korban ditemukan di sela-sela batu pemecah ombak setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Personel Polsek Sukawati bersama Tim Inafis Polres Gianyar langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 11.32 Wita. Aparat kemudian mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan Polair Polres Gianyar, BPBD Kabupaten Gianyar, dan PMI untuk mengevakuasi jenazah.

BACA JUGA :  41 Ribu Kendaraan di Karangasem Menunggak Pajak, Nilainya Capai Rp 20 M

Kapolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata, menerangkan, laporan diterima sekitar pukul 11.32 Wita dari warga setempat.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, tim segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, berkoordinasi dengan Tim Inafis, Polair Polres Gianyar, BPBD Kabupaten Gianyar, serta PMI untuk proses evakuasi,” jelas Kompol I Nyoman Wiranata.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah sejak Senin (3/8/2026) setelah terjadi perselisihan dengan istrinya. Sebelum menghilang, korban sempat menghubungi keluarganya melalui aplikasi WhatsApp dan mengabarkan bahwa dirinya berada di kawasan Pantai Purnama.

BACA JUGA :  Polisi Bongkar Hoaks “Pocong Begal” Monang Maning, Foto Viral Ternyata Rekayasa AI

Pencarian kemudian dilakukan oleh keluarga. Kendaraan korban ditemukan terparkir di area Pantai Purnama. Di sekitar lokasi juga ditemukan sejumlah barang pribadi yang diduga milik korban. Setelah dilakukan penyisiran bersama warga, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di sela-sela batu pemecah ombak.

Saat melakukan olah TKP, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang berada di lokasi, di antaranya satu unit mobil Daihatsu Xenia berwarna putih, dua botol cairan pembersih lantai, satu botol air mineral, tas pinggang, serta sepasang sandal yang diduga milik korban.

BACA JUGA :  KKP Segel Proyek PT BTID di Kura-Kura Bali: Diduga Serobot 1,12 Hektar Laut dan Tebang Mangrove

Selanjutnya, Tim Inafis Polres Gianyar melakukan proses identifikasi sebelum jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Sukawati menegaskan bahwa pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti meninggalnya korban melalui penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi, hasil olah TKP, serta pemeriksaan medis.

“Perkara ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Sukawati. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan serta pemeriksaan resmi,” ujar Kompol I Nyoman Wiranata. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya