Buruh Asal Malang Tewas di Proyek Villa, Evakuasi Dramatis di Lorong Bangunan

Evakuasi korban jatuh di proyek vila wilayah Kelusa, Tegallalang.
Evakuasi korban jatuh di proyek vila wilayah Kelusa, Tegallalang.

GIANYAR, BALINEWS.ID – Seorang pria bernama Sonni (20) asal Malang, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area proyek pembangunan Villa Puri Sebali, Banjar Kelabang Moding, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, pada Minggu pagi (6/7/2025) sekitar pukul 08.00 WITA.

Korban diketahui bekerja sebagai staf helper dari PT Bali Family Deployment, perusahaan yang terlibat dalam proyek pembangunan villa tersebut. Hingga saat ini, identitas lengkap korban masih dalam proses konfirmasi oleh pihak kepolisian, perusahaan, dan keluarga.

BACA JUGA :  Siswa SMP di Payangan Diminta Tak Bawa Motor, Manfaatkan Angkutan Siswa

Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Wiwin Wirahadi, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Ia mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya saat hendak memulai aktivitas kerja pagi.

“Korban ditemukan tergeletak di lorong lantai dasar bangunan, tepatnya di antara proyek Lot 6 dan Lot 7. Kami langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari para saksi,” jelas AKP Wiwin.

Dari informasi yang dihimpun, pada malam sebelumnya, Sabtu (5/7/2025) sekitar pukul 21.00 WITA, korban diketahui sempat makan malam bersama dua rekannya di bedeng proyek Lot 8. Namun, keesokan paginya korban ditemukan meninggal dunia, tanpa ada saksi yang mengetahui secara pasti kejadian yang menimpanya.

BACA JUGA :  Pohon Tumbang di Depan Pura Durga Kutri Akibatkan Tiga Orang Tertimpa

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Sebab, posisi korban jatuh di antara bangunan beton. Sehingga petugas harus melewati lorong saat evakuasi.

Jenazah telah dievakuasi ke RS Payangan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mendukung proses penyelidikan.

“Kami masih mendalami penyebab kematian korban, termasuk kemungkinan adanya unsur kekerasan atau faktor lainnya. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan medis keluar,” tambah Kapolsek.

BACA JUGA :  Gede Harja Astawa, Bongkar Buruknya Pelayanan RS Pratama Tangguwisia: “Jangan Sampai Warga Menunggu Mati!”

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

guest
0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

DENPASAR, BALINEWS.ID — Pariwisata masih menjadi sektor jasa penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia, bersanding dengan ekspor hasil tambang,...
BANGLI, BALINEWS.ID – Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa menegaskan komitmennya memasuki panggung World Class University...
KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran melaksanakan inspeksi...
BULELENG, BALINEWS.ID – Tiga nelayan asal Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, yang sempat hilang setelah jukung mereka tidak kembali...