Diduga Mabuk Usai Pesta Miras, Dua Pemotor Tewas Terjun dari Jembatan Bali Cliff

Petugas mengevakuasi jenazah dua pengendara motor yang tewas usai terjun dari Jembatan Bali Cliff, Jumat (2/5/2025).
Petugas mengevakuasi jenazah dua pengendara motor yang tewas usai terjun dari Jembatan Bali Cliff, Jumat (2/5/2025).

BADUNG, BALINEWS.ID – Dua pemuda asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas mengenaskan di dasar Jembatan Bali Cliff, kawasan Jalan Alas Arum, perbatasan Desa Kutuh dan Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (2/5/2025) pagi.

Kedua korban, Marselinus Mabor (38) dan Martinus Dangga Dora (30), diduga kuat mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor dalam kondisi mabuk usai pesta minuman keras.

Kapolsek Kuta Selatan, AKP I Komang Agus Dharmayana  menjelaskan bahwa korban sebelumnya diketahui menghadiri acara minum-minum bersama rekan-rekannya.

BACA JUGA :  WN Inggris Selundupkan 1 Kg MDMA di Bali Melalui Kiriman Paket

“Sekitar pukul 02.00 WITA, keduanya meninggalkan lokasi dan saat melintasi Jembatan Bali Cliff, mereka diduga kehilangan kendali lalu terjun dari ketinggian sekitar 30 meter,” ujar Kapolsek.

Tubuh kedua korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WITA oleh rekan mereka, Yulianus Malo, yang bersama saksi mata Kornelis Ngongo melakukan pencarian setelah mendengar suara benturan keras di jembatan.

“Saat saya melintas, terdengar suara seperti benda jatuh. Saya kembali dan menemukan sebuah ponsel di atas jembatan. Setelah itu saya hubungi teman korban untuk mencari tahu apa yang terjadi,” ujar Kornelis.

BACA JUGA :  Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai Kuta

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan melibatkan tim gabungan dari Polsek Kuta Selatan dan Basarnas. Jenazah korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 08.30 WITA dan langsung dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans sosial. Kedua korban diketahui mengendarai sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi DK 5713 UAS.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda keterlibatan kendaraan lain. Dugaan kuat, kecelakaan dipicu oleh hilangnya konsentrasi akibat pengaruh alkohol.

BACA JUGA :  Antusias PPPK Gianyar Terima SK Pengangkatan, Jalan Kaki dari Stadion ke Alun-alun

Kasus ini kini ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polresta Denpasar untuk pendalaman lebih lanjut. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya