DPD RI Kenalkan Vtuber Bernama Sena, Kini Videonya Dihapus

DPD RI kenalkan Sena, Vtuber Pembaca Berita. (Sumber foto: tangkapan layar)

VIRAL, BALINEWS.ID – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) membuat kejutan dengan memperkenalkan sosok ASN digital pertama mereka, seorang Vtuber bernama Sena, Minggu (26/10/25).

Sosok virtual ini muncul dalam sebuah video perkenalan yang sempat diunggah di akun resmi media sosial DPD RI, baik di Instagram maupun TikTok.

Sena ditampilkan dalam wujud gadis muda ramah berambut hitam dengan gradasi hijau. Ia pun menyapa warganet dengan gaya ceria.

“Halo sobat senator! Aku adalah ASN digital dari Sekretariat Jenderal DPD RI,” ujarnya memperkenalkan diri.

BACA JUGA :  Koster Larang Bupati & Wali Kota Beri Izin Alih Fungsi Lahan Pertanian di Bali

Sena bertugas memberikan fasilitasi keahlian kepada para dewan atau senator yang bertugas.

Menariknya, karakter ini mengaku berusia 21 tahun dan “lahir” pada 1 Oktober 2004.

Dalam pernyataannya, Sena menegaskan bahwa dirinya bukan kecerdasan buatan (AI) dan meminta dukungan masyarakat untuk menjalankan “tugas negara” tersebut. Video Sena sempat menuai komentar pro dan kontra di kalangan warganet.

Namun, sayangnya kini video Sena telah di hapus dari media sosial DPD RI. Dari pantauan Balinews ID sejumlah netizen memberikan komentarnya terkait dihapusnya video Sena.

BACA JUGA :  Masalah Asmara, Warga Sumba Ricuh di Ungasan, Pelaku Hendak Nikahi Istri Korban

“Mana itu kartun cewekkk. Baru mau kasih pendapat koo uda gaada” tulis ekagloria.

“Sena mana Sena” tulis prayogasungkowo.

“Tolong DPD RI yang apporove Sena, dijelaskan ke publik apa yang jadi dasar approvalnya. Apa saja proses review yang sudah dilakukan sehingga karakter dengan dada yang selalu bergoyang setiap ngomong dengan baju ketat dan suara lemes kaya cacingan itu bisa lolos untuk vtuber DPD RI? Duh ya mbok uang pajak rakyat dipakai hal yang bener dong” tulis nitatetu. (*)

BACA JUGA :  Pemkab Badung Buka Peluang Naikkan PBB untuk Akomodasi Pariwisata

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya