PONTIANAK, BALINEWS.ID — Viral di media sosial usai mengikuti lomba cerdas cermat “artikulasi”, siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra, mendapat perhatian langsung dari Anggota MPR RI asal Pontianak, M Rifqinizamy Karsayuda.
Dalam video yang dibagikan melalui media sosial, Rifqinizamy yang juga merupakan alumni SMAN 1 Pontianak itu menghubungi Josepha melalui sambungan telepon untuk menyampaikan permohonan maaf sekaligus memberikan dukungan moral atas insiden yang terjadi dalam lomba tingkat provinsi tersebut.
“Saya sampaikan permohonan maaf kepada Josepha atas nama Anggota MPR RI. Josepha akan terbang ke Jakarta diundang oleh MPR RI,” ujar Rifqinizamy saat berbincang dengan Josepha.
Tak hanya itu, Rifqinizamy juga menawarkan beasiswa pendidikan S1 ke Cina sebagai bentuk apresiasi terhadap keberanian Josepha dalam menyuarakan pendapatnya.
“Sebagai bentuk apresiasi, saya juga menawarkan kepada Josepha beasiswa S1 ke Tiongkok dan mendapatkan ikatan kerja setelah selesai kuliah di sana,” katanya.
Menurut Rifqinizamy, Josepha merupakan contoh pelajar yang berani mempertahankan kebenaran dan patut mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Josepha adalah contoh anak didik kita yang berani menyuarakan dan mempertahankan kebenaran, kita harus mendukungnya,” tutup dia.
Ia menjelaskan, MPR RI nantinya akan memberikan klarifikasi terkait insiden lomba yang sempat menjadi sorotan publik tersebut. Selain itu, karena Josepha saat ini masih duduk di bangku kelas XI, pihaknya berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.
Rifqinizamy juga menegaskan komitmennya untuk membantu masa depan pendidikan Josepha apabila tawaran tersebut diterima oleh keluarga.
“Begitu selesai S1, akan abang berikan peluang kerja dan akan ada pemberian pekerjaan langsung dari berbagai perusahaan multinasional kalau sudah lulus dari Cina,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, ia meminta Josepha untuk terlebih dahulu berdiskusi dengan keluarga terkait tawaran beasiswa tersebut.
Menanggapi apresiasi yang diberikan, Josepha menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih, Bapak,” ucap Josepha singkat dari balik telepon.
