BADUNG, BALINEWS.ID – Identitas pria yang ditemukan tewas terkubur di area persawahan Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, mulai menemui titik terang. Korban diduga bernama Dean (25), pria asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang disebut telah lama bekerja di Bali.
Informasi mengenai identitas korban ramai beredar di media sosial setelah foto dan ciri-ciri tato pada tubuh korban dikenali oleh sejumlah kerabat dan teman dekatnya. Salah satunya datang dari perempuan bernama Machii Calista yang mengaku sebagai keluarga korban.
“Dia keponakan saya dari NTB,” ujarnya, Jumat (15/5).
Machii menjelaskan, ayah Dean berasal dari Dompu sedangkan ibunya berasal dari Sumbawa. Menurut pengakuannya, Dean sudah sekitar lima tahun merantau dan bekerja di Bali.
Ia juga membenarkan informasi yang menyebut korban sempat bekerja di sebuah tempat pencucian motor di kawasan Banjar Cabe, Darmasaba, tidak jauh dari lokasi penemuan jasad korban.
“Benar, dia kerja di tempat cuci motor. Itu yang pernah dia sampaikan ke keluarga,” katanya.
Di mata keluarga, Dean dikenal sebagai sosok pendiam dan jarang bercerita mengenai kehidupan pribadinya selama tinggal di Bali.
“Dean orangnya pendiam, tidak banyak bicara. Kalau soal kehidupannya selama di Bali, kami juga tidak terlalu tahu,” tambahnya.
Keterangan serupa juga disampaikan akun media sosial lain berinisial EJP yang mengaku mengenal korban.
“Kenal, itu teman saya. Namanya Dean,” tulisnya.
Meski demikian, pihak kepolisian hingga kini belum dapat memastikan identitas korban secara resmi. Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengatakan tim gabungan Satreskrim Polres Badung dan Polsek Abiansemal masih melakukan pendalaman.
“Petugas masih melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan dan barang bukti guna memastikan identitas maupun penyebab kejadian,” ujarnya.
Sebelumnya, jasad pria tanpa identitas ditemukan terkubur di areal persawahan Laba Pura Mukti, Banjar Cabe, Desa Darmasaba, pada Selasa (12/5) sore. Penemuan tersebut menggegerkan warga sekitar.
Polisi menemukan sejumlah tato yang menjadi petunjuk penting dalam proses identifikasi korban. Di antaranya tato berbentuk lingkaran dengan gambar bintang segi lima pada lengan kiri, serta tato bertuliskan “D32N” dan “C2SP3R” di bagian punggung kiri atas korban.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus tersebut.
“Dari pemeriksaan awal ditemukan beberapa tato yang menjadi ciri khusus korban. Saat ini kami masih mendalami identitas korban dan penyebab kematiannya,” jelasnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap secara pasti identitas korban serta motif di balik dugaan pembunuhan tersebut. (*)
