BALINEWS.ID– Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo merombak sejumlah jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri dan kepolisian daerah (Polda). Mutasi ini dituangkan dalam tiga Surat Telegram (ST) Kapolri, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026, sebagaimana disampaikan pihak Polri kepada wartawan, Senin (31/8/2026).
Dalam tiga ST tersebut, tercatat 424 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri dipindahtugaskan.
Salah satu jabatan strategis yang mengalami pergantian adalah Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri. Komjen Fadil Mohammad Fadil Imran yang sebelumnya menjabat Astamaops Kapolri kini bertugas sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun. Posisi tersebut diisi Irjen Roycke Harry Angie yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara.
Jabatan Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Kapolri juga berganti. Posisi ini kini diisi Irjen Jawari yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Sementara itu, posisi Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri diisi Irjen Pol Nurworo Danang.
Perombakan juga terjadi di tingkat Polda. Posisi Kapolda Sulut yang ditinggalkan Roycke Harry Angie kini ditempati Brigjen Pol Yudo Hermanto, yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri.
Brigjen Pol Hengki Haryadi mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Papua Barat Daya, sebelumnya menjabat Wakapolda Riau. Sementara Brigjen Pol Slamet Hariyadi ditunjuk sebagai Wakapolda Maluku Utara.
Di lingkungan Mabes Polri, jabatan Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri kini diisi Irjen Pol Ruslan Effendi, sebelumnya menjabat Sahli Sospol Kapolri. Perubahan jabatan juga terjadi di Bareskrim Polri, di mana Brigjen Pol Eko Hadi Santoso diangkat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim Polri.
