BADUNG, BALINEWS.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali menggelar Bazaar Pelayanan Publik 2026 di areal parkir Gedung Tsunami Center, Pasar Seni Kuta, Kabupaten Badung, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Melayani Masyarakat Lebih Dekat” itu dihadiri ribuan masyarakat dan wisatawan yang memanfaatkan berbagai layanan publik secara gratis.
Kegiatan dibuka dengan aksi bersih-bersih Pantai Kuta dan pelepasan tukik yang diikuti Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Setiawan Budi Cahyono beserta jajaran Kejati Bali, Kejaksaan Negeri Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali, Forkopimda Kabupaten Badung, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Kajati Bali Setiawan Budi Cahyono menegaskan bahwa penyelenggaraan Bazaar Pelayanan Publik merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kejaksaan hadir untuk melayani, bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga memberikan solusi hukum yang cepat, mudah, dan berkualitas bagi masyarakat dan wisatawan. Semua layanan disediakan secara gratis dan transparan,” ujar Setiawan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi upaya Kejati Bali untuk mendekatkan pelayanan hukum dan berbagai layanan publik kepada masyarakat, sehingga dapat diakses dengan lebih mudah tanpa prosedur yang berbelit.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi terhadap inisiatif Kejati Bali yang menghadirkan pelayanan publik terpadu di kawasan wisata.
Menurutnya, kualitas pelayanan publik memiliki peran penting dalam menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia.
“Pelayanan yang cepat, ramah, dan transparan sangat penting untuk menjaga kepercayaan wisatawan serta mendukung pariwisata Bali yang berkualitas,” tegas Koster.
Selama pelaksanaan bazaar, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara cuma-cuma, mulai dari konsultasi hukum, administrasi kependudukan, layanan perizinan, pemeriksaan kesehatan, layanan perbankan, keimigrasian, kepolisian, hingga pengambilan barang bukti dan pembayaran denda tilang.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Ribuan warga dan wisatawan memadati lokasi untuk memanfaatkan layanan terpadu yang disediakan oleh berbagai instansi pemerintah.
Melalui Bazaar Pelayanan Publik 2026, Kejati Bali berharap sinergi antarinstansi semakin kuat sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan berkualitas. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kejati Bali dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pelayanan yang humanis dan responsif.
