BALINEWS.ID – Nama lengkapnya Nyoman Oka Wisnupada Antara. Nama depannya saja sudah menunjukkan akar Bali yang ia bawa sejak lahir. Kini nama itu ramai dibicarakan, bukan karena perannya di layar kaca, tapi karena air mata yang tak bisa ia tahan saat bicara soal honor.
Aktor Foxtrot Six itu meluapkan kekecewaannya lewat siaran langsung di media sosial, yang kemudian dibagikan ulang di Threads dan ramai diperbincangkan. Dalam video itu, Oka mengaku honornya sebagai aktor belum dibayar meski proyek sinetronnya sudah rampung.
“Enggak kasihan sama aku? Diutangin sama MNC. Ohim (Ibrahim Irsyad) juga tuh, diutangin sama MNC. Kasihan banget,” ucap Oka dalam video tersebut.
Ia tidak berhenti di situ. Oka menyinggung sikap yang menurutnya tidak adil dari pihak rumah produksi (PH), termasuk soal kontrak eksklusif yang diterapkan kepada aktor.
“Makanya, dia exclusive, Ohim, biar punya penghasilan. Dizalimi sama PH tukang zalim,” tegasnya.

Bagi Oka, situasi ini jadi pengingat bahwa aktor perlu punya penghasilan dari sumber lain, supaya honor yang tertunda tidak langsung menyulitkan keuangan mereka. Ia bahkan sempat terlihat emosi di ujung videonya.
“Tuhan mendengar doa orang-orang yang dizalimi. Mark that. Mark that!” pungkasnya.
Kalau ditelusuri, kasus semacam ini bukan yang pertama menimpa aktor televisi. Sebelumnya, Baim Wong dan Inul Daratista juga pernah mengungkap keterlambatan honor dari tim produksi televisi swasta. Artinya, keluhan Oka menambah daftar panjang persoalan serupa di industri sinetron.
Meski lahir dan besar di Jakarta, Oka dikenal sebagai aktor keturunan Bali, mewarisi nama dari ayahnya, Wayan Alit Antara. Bagi penggemarnya di Bali, kabar ini terasa lebih dekat, karena sosok yang tengah berjuang menagih haknya itu membawa nama yang akrab dengan Pulau Dewata.
Sampai berita ini ditulis, pihak MNC belum memberikan tanggapan atas tudingan Oka Antara.
