BADUNG, BALINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Badung menunjukkan perhatian serius terhadap para petugas kebersihan yang selama ini berjibaku menangani persoalan sampah.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan langsung sebanyak 1.000 paket sembako kepada petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung di TPST Mengwitani, Jumat (8/5).
Penyerahan bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkab Badung bersama sejumlah pelaku usaha melalui program corporate social responsibility (CSR).
Hadir dalam kegiatan itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Made Agus Aryawan, Kadis Kesehatan Made Padma Puspita, Kadis DLHK Badung Made Rai Warastuthi, Plt Kabag Pembangunan Bayu Angga Widura, serta perwakilan perusahaan.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan tinggi kepada para petugas kebersihan yang dinilainya sebagai “pahlawan” lingkungan karena bekerja tanpa lelah menjaga kebersihan wilayah Badung.
“Kami atas nama Pemkab Badung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para petugas kebersihan yang sudah berjibaku membantu pemerintah mengatasi persoalan sampah. Setelah membersihkan jalan, mereka juga ikut membantu pemilahan sampah di TPST sebagai bagian percepatan penanganan sampah,” ujarnya.
Menurutnya, kerja keras para petugas mulai menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari sumbernya. Kondisi itu dinilai mampu mengurangi beban pengelolaan sampah di lapangan.
Sebagai bentuk motivasi tambahan, Pemkab Badung juga berencana memberikan insentif khusus bagi petugas kebersihan menjelang Hari Raya Galungan.
“Kami rasa tidak cukup hanya dengan sembako. Ke depan kami akan menyiapkan insentif Hari Raya Galungan agar para petugas semakin semangat dan serius dalam menuntaskan persoalan sampah,” kata Adi Arnawa.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan dunia usaha yang tidak hanya membantu melalui paket sembako, tetapi juga dukungan layanan kesehatan bagi petugas kebersihan melalui pos kesehatan di TPST.
“Ini bentuk nyata kepedulian bersama. Penanganan sampah tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, tetapi perlu sinergi semua pihak. Jika persoalan sampah tertangani dengan baik, tentu akan berdampak positif bagi pariwisata Badung,” tegasnya.
Sebanyak 11 perusahaan tercatat ikut menyalurkan bantuan CSR dalam kegiatan tersebut, di antaranya Perumda Tirta Mangutama, CV Wulan Jaya, CV Manik Sekecap Area, PT Bianglala Bali, PT Adhi Mertha Karya Mandiri, PT Pandu Jaya Karya, PT Melangit Jaya Mandiri, PT Tunas Jaya Sanur, PT Megatama, PT Sida Dadi Prakanti, dan CV Prisma Alam. (*)

