Pelajar SMK Koma Usai Ditabrak Truk di Simpang Museum Gunarsa, Polisi Kantongi Nomor Kendaraan

SEMARAPURA, BALINEWS.ID – Sebuah tabrak lari yang mengakibatkan seorang pelajar mengalami luka berat terjadi di Simpang Tiga Museum Gunarsa, Banjar Banda, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Minggu (7/6/2026) pagi. Hingga kini, Satlantas Polres Klungkung masih memburu pengemudi truk yang terlibat setelah kendaraan tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) saat meninggalkan lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama AAGYA (15) pelajar SMK asal Desa Banjarangkan. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Karisma DK 6503 MG dan membonceng rekannya, AAGAYA (16) yang juga pelajar asal Desa Banjarangkan.

Berdasarkan data Satlantas Polres Klungkung, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.46 Wita di Jalan Raya Takmung, tepatnya di Simpang Tiga Museum Gunarsa. Namun peristiwa tersebut baru dilaporkan kepada pihak kepolisian pada pukul 18.14 Wita di hari yang sama.

Kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Yoga bersama rekannya melaju dari arah selatan menuju timur di jalur utama Jalan Raya Takmung. Saat mendekati simpang tiga, dari arah timur datang sebuah truk yang diduga hendak memotong jalan menuju arah barat.

BACA JUGA :  Bruak! Dua Atap Bale di Pura Watu Klotok Klungkung Ambruk, Begini Penanganannya

Diduga karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras mengakibatkan pengendara dan penumpang sepeda motor terjatuh ke badan jalan. Setelah kejadian, pengemudi truk tidak menghentikan kendaraannya dan langsung meninggalkan lokasi sehingga kasus tersebut masuk kategori tabrak lari.

Peristiwa ini sempat menjadi perhatian masyarakat setelah sejumlah potongan rekaman CCTV beredar di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan sebuah truk melintas meninggalkan lokasi sesaat setelah kecelakaan terjadi dan kini menjadi salah satu petunjuk penting bagi polisi dalam proses penyelidikan.

Akibat kecelakaan tersebut, korban AAGYA mengalami luka terbuka pada bagian belakang kepala, lecet pada dada kiri dan kanan, lecet pada tangan kiri, serta luka lecet pada kedua bahu. Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di IGD RSUD Klungkung dan hingga Senin (8/6/2026) dilaporkan masih menjalani perawatan dalam kondisi koma.

BACA JUGA :  Keputusan Keluarga! Ngaben Mangku Nengah Setar Gunakan Lembu Beralaskan Mobil Putih

Sementara itu, penumpang sepeda motor, AAGAYA, mengalami luka lecet pada bagian kaki dan telah mendapatkan penanganan medis. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, namun polisi mencatat satu korban mengalami luka berat dan satu korban luka ringan.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, mengatakan petugas telah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Rekaman CCTV di sekitar TKP hingga jalur utara menuju Desa Tihingan sudah kami telusuri. Nomor polisi truk yang diduga terlibat sudah terlihat cukup jelas. Saat ini masih dilakukan penelusuran identitas pemilik kendaraan tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA :  Peringatan Puputan Klungkung ke-118, Ketua DPRD Tekankan Aktualisasi Nilai Kepahlawanan di Era Modern

Menurut Iptu Alit, keberadaan rekaman CCTV sangat membantu proses identifikasi karena nomor polisi kendaraan telah terekam dengan cukup jelas. Polisi berharap identitas pemilik maupun pengemudi truk segera terungkap sehingga proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Karisma DK 6503 MG beserta STNK kendaraan tersebut. Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp500 ribu.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas pengemudi yang melarikan diri. Polisi mengimbau pengemudi truk yang terlibat agar bersikap kooperatif dan segera melapor kepada pihak berwajib. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut juga diminta membantu memberikan keterangan guna mempercepat pengungkapan kasus. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya