Pencairan THR Rp2 Juta per KK Membludak, Nasabah Badung Serbu Kantor BPD Bali hingga ke Denpasar dan Gianyar

Bupati Badung Adi Arnawa saat memberikan THR secara simbolis bagi warga Badung.
Bupati Badung Adi Arnawa saat memberikan THR secara simbolis bagi warga Badung.

BADUNG, BALINEWS.ID – Program pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp2 juta per kepala keluarga (KK) dari Pemerintah Kabupaten Badung memicu lonjakan aktivitas transaksi di sejumlah kantor Bank BPD Bali. Ribuan warga yang menerima bantuan tersebut berbondong-bondong mendatangi bank untuk mencairkan dana yang telah masuk ke rekening masing-masing.

Akibat tingginya jumlah nasabah yang datang secara bersamaan, sejumlah kantor cabang Bank BPD Bali di Kabupaten Badung dipadati warga sejak beberapa hari terakhir. Antrean panjang terlihat di ruang tunggu hingga area parkir kantor bank.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga memilih mencari kantor cabang lain di luar Kabupaten Badung untuk mencairkan dana mereka. Beberapa nasabah bahkan rela menempuh perjalanan ke wilayah Denpasar dan Gianyar demi menghindari antrean yang terlalu panjang.

BACA JUGA :  Saluran Irigasi Subak Pinjul Tertimbun Longsor, Lahan Pertanian Terancam

Salah seorang warga Kecamatan Petang yang enggan disebutkan namanya mengaku terpaksa mencairkan dana di Kantor BPD Bali Cabang Penatih, Denpasar Timur, karena kantor cabang di wilayah Badung dipenuhi nasabah.

“Sejak Selasa lalu bank BPD di wilayah Petang sampai Blahkiuh sudah penuh. Saya akhirnya ke Penatih untuk menarik uang,” ujarnya saat ditemui, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, antrean di sejumlah kantor cabang BPD Bali di Badung berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Bahkan di Cabang Penatih, antrean nasabah disebut sempat meluber hingga ke area parkir.

BACA JUGA :  Bupati Badung Pastikan Bantuan Hari Raya Rp 2 Juta Tetap Berjalan Sesuai Aturan yang Berlaku

Fenomena serupa juga terjadi di wilayah perbatasan Badung-Gianyar. Sejumlah warga Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, memilih mencairkan dana di Kantor BPD Bali Cabang Batubulan karena lokasinya dinilai lebih dekat dibandingkan kantor cabang yang berada di pusat Kecamatan Abiansemal.

“Kalau dari Jagapati lebih dekat ke Batubulan daripada ke Abiansemal, jadi kami pilih ke sana,” kata salah seorang nasabah.

Warga menyebut tingginya jumlah pencairan secara tunai juga dipengaruhi oleh banyaknya penerima yang baru membuka rekening BPD Bali saat proses pendataan bantuan dilakukan di balai-banjar. Sebagian besar penerima bantuan tersebut belum memiliki kartu ATM maupun layanan mobile banking.

BACA JUGA :  Kakak Laporkan Adik Kandung ke Polres Gianyar, Dituding Terlibat Dugaan Penculikan Anak

Akibatnya, pencairan dana masih harus dilakukan secara langsung melalui teller di kantor cabang Bank BPD Bali.

“Sebagian besar belum punya ATM atau mobile banking, jadi harus datang langsung ke bank untuk menarik uang,” ujar seorang nasabah.

Dana THR sebesar Rp2 juta per KK tersebut rencananya akan digunakan warga untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga persiapan keperluan keluarga menjelang hari raya.

Hingga Jumat siang, aktivitas pencairan dana masih berlangsung di sejumlah kantor cabang Bank BPD Bali di wilayah Badung, Denpasar, dan Gianyar dengan pengamanan serta pengaturan antrean oleh petugas bank.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya