DENPASAR, BALINEWS.ID – Respons cepat jajaran Polsek Denpasar Utara kembali membuahkan hasil. Sebuah tas milik warga negara asing (WNA) asal Australia yang tertinggal di dalam mobil taksi berhasil ditemukan setelah polisi menelusuri rekaman kamera CCTV dan mengidentifikasi kendaraan yang digunakan korban.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 11.15 WITA di kawasan Hotel Inna Bali Heritage, Denpasar. Tas gendong berwarna abu-abu tersebut diketahui milik WNA asal Australia berinisial BA (65).
Di dalam tas itu terdapat sejumlah barang berharga, di antaranya paspor, telepon seluler, uang tunai ratusan dolar Australia, serta beberapa buku.
Laporan pengaduan kemudian disampaikan oleh karyawan Hotel Inna Bali Heritage kepada Polsek Denpasar Utara pada hari yang sama. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Endik Winarto, S.H., langsung melakukan penyelidikan.
Petugas mengumpulkan informasi dari lokasi kejadian sekaligus memeriksa rekaman CCTV untuk mengetahui perjalanan korban setelah berada di kawasan hotel.
Dari hasil penelusuran, polisi berhasil mengidentifikasi nomor polisi taksi yang sebelumnya digunakan korban. Petugas kemudian melakukan pengecekan data kendaraan melalui kantor perusahaan taksi hingga memperoleh identitas pengemudi yang membawa penumpang dari kawasan Seminyak/Kuta menuju Hotel Inna Bali Heritage.
Pengemudi taksi selanjutnya dihubungi petugas. Saat itu, pengemudi diketahui sedang berada di kawasan Jalan Dewi Sri, Kuta. Polisi kemudian meminta pengemudi datang ke Hotel Inna Bali Heritage untuk dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan.
Hasil pemeriksaan akhirnya menemukan tas milik BA masih berada di dalam mobil taksi tersebut.
Pengemudi mengaku baru mengetahui adanya tas yang tertinggal setelah kendaraan diperiksa oleh petugas. Sebelumnya, pengemudi tidak sempat mengecek bagian dalam mobil setelah menurunkan penumpang di hotel.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menindaklanjuti setiap laporan secara profesional.
“Begitu menerima laporan, personel Polsek Denpasar Utara langsung melakukan penyelidikan dengan memanfaatkan rekaman CCTV dan menelusuri kendaraan yang digunakan korban. Dari informasi tersebut, petugas berhasil mengidentifikasi kendaraan dan pengemudinya hingga akhirnya barang milik korban ditemukan,” ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi, termasuk rekaman CCTV, menjadi salah satu faktor pendukung dalam proses penyelidikan kepolisian untuk mengungkap rangkaian kejadian.
Sementara itu, BA menyampaikan apresiasinya kepada pihak kepolisian, khususnya Polsek Denpasar Utara, atas respons cepat dalam membantu menemukan tas beserta barang-barang miliknya. (*)
