Pria Asal Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Kos di Jalan Sedap Malam

Petugas mengevakuasi jenazah SU yang ditemukan meninggal dunia di depan kamar kos kawasan Jalan Sedap Malam, Denpasar Timur, Kamis (25/6/2026).
Petugas mengevakuasi jenazah SU yang ditemukan meninggal dunia di depan kamar kos kawasan Jalan Sedap Malam, Denpasar Timur, Kamis (25/6/2026).

DENPASAR, BALINEWS.ID – Seorang pria berinisial Su (46), yang diketahui berasal dari Banyuwangi, ditemukan meninggal dunia di depan kamar kosnya di kawasan Jalan Sedap Malam, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (25/6/2026).

Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan berdasarkan keterangan saksi, korban dalam dua hari terakhir diketahui sempat mengonsumsi minuman dan mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang sehat.

“Korban sebelumnya mengeluh sakit badan dan sesak napas. Pada dini hari saksi sempat membelikan air kelapa yang kemudian diminum korban di depan kamar kosnya,” ujar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya.

BACA JUGA :  Viral! Keributan di Proyek Suluban, WNA asal AS Serang Pekerja Lalu Dikeroyok

Kemudian, sekitar pukul 11.00 Wita saksi mencoba membangunkan korban yang masih terbaring di depan kamar kos. Namun korban tidak memberikan respons sehingga saksi kemudian menghubungi pihak keluarga dan melaporkan kejadian tersebut.

Menurut IPTU Adi Saputra Jaya, saksi lainnya juga menerangkan bahwa korban sempat mengeluhkan sesak napas dan telah diberikan minyak kayu putih sebelum akhirnya tertidur.

“Ketika kembali diperiksa pada siang hari, korban sudah tidak merespons sehingga warga segera meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang,” katanya.

BACA JUGA :  Atraksi Budaya Okokan dan Tektekan Hidupkan Suasana Sore di Tanah Lot, Wisatawan Juga Diajak Ikut

Petugas kepolisian bersama tim medis yang datang ke lokasi selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 6 hingga 12 jam sebelum ditemukan dan diduga meninggal karena sakit,” jelas IPTU Adi Saputra Jaya.

Saat ini jenazah korban telah dievakuasi ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah (Sanglah) Denpasar untuk penanganan lebih lanjut. (*)

BACA JUGA :  4 Orang Tewas Akibat Tanah Longsor di Desa Pikat Klungkung

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya