BADUNG, Balinews.id – Robinson Kaka (3), seorang pria asal Desa Langga Ero, Tambolaka, Sumba Barat Daya, NTT, hilang saat menombak ikan di Pantai Labuan Sait, Jumat (4/4/25) sekitar pukul 20.30 Wita.
Saat itu, Korban berburu ikan bersama rekan-rekannya. Saat itu, air di pantai dalam keadaan surut. Korban merupakan orang terakhir yang berburu ikan, tiga orang sebelumnya telah kembali ke bibir pantai.
Rekan-rekan korban menunggu korban namun korban tak kunjung muncul di permukaan air. Akhirnya rekan korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.
“Iya benar, laporan kejadian kita terima pukul 00.05 Wita, jadi korban masih belum ditemukan dan masih dilaksanakan upaya pencarian. Saat berburu ikan, korban bersama 7 orang rekannya, tapi hanya empat yang berburu ikan sedangkan empat lainnya menunggu di tepi pantai,” kata koordinator tim rescue Kadek Nurjana saat memimpin jalannya operasi SAR.
Nurjana menjelaskan bahwa korban diperkirakan menyelam di kedalaman tujuh meter. Upaya pencarian dini hari dilakukan dengan menyisir bibir pantai dan melakukan pemantuan dari atas tebing dengan mengarahkan cahaya ke pantai,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan upaya pencarian masih dilanjutkan hingga hari ini.
“Pagi ini kita mengerahkan alut laut satu unit perahu karet untuk melaksanakan pencarian di lokasi hilangnya korban, sementara itu dari Tim Rescue Balawista Kuta Selatan juga mengerahkan satu unit jetski untuk melaksanakan pencarian,” ucapnya.
Upaya pencarian juga dilakukan dengan menyisir pantai disepanjang Pantai Labuan Sait dengan mengerahkan beberapa personel gabungan. Namun, sayangnya korban masih belum juga ditemukan.
“Pengerahan Operasi SAR hari ini telah disesuaikan dengan rencana operasi SAR yang telah ditentukan sesuai data dukung cuaca dan kondisi arus laut,” tutupnya. (*)