Teknisi Pompa Kolam Tewas Tersengat Listrik di Villa Seminyak

BADUNG, BALINEWS.ID – Seorang teknisi panggilan bernama Samuel Sitompul (46) meninggal dunia setelah diduga tersengat arus listrik saat mengerjakan penggantian Miniature Circuit Breaker (MCB) pompa kolam renang di Villa Kasa Artista, Jalan Sari Dewi No. 17, Seminyak, Kuta, Badung, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 18.52 Wita.

Korban merupakan warga Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, yang saat itu bekerja mengganti dan memasang MCB pompa kolam renang di area sisi barat kolam villa.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 18.30 Wita, petugas housekeeping villa, I Made Desta (24), melihat korban masih menyelesaikan pekerjaannya. Saat ditawari kopi, korban menolak dan mengatakan hanya tinggal memasang satu MCB lagi, sementara sisa pekerjaan akan dilanjutkan keesokan harinya.

BACA JUGA :  Akal Bulus Mafia Solar Subsidi Terbongkar, 5 Pelaku Ditangkap, Polisi Sita Truk dengan Tangki Dimodifikasi

Tidak lama kemudian, ketika sedang memotong kabel, korban tiba-tiba berteriak, “Aduh.” Mendengar teriakan tersebut, saksi segera mematikan aliran listrik dengan menurunkan seluruh MCB pada panel listrik dan meminta bantuan petugas keamanan villa, Valentino Mali Sarani Manehat (30).

Kedua saksi kemudian mengevakuasi korban ke teras pantry villa. Saat itu korban masih menunjukkan tanda-tanda bernapas meski dalam kondisi tersengal-sengal. Pihak villa kemudian menghubungi Klinik Bakthi Venanta untuk meminta bantuan medis.

Setelah dilakukan pemeriksaan meliputi pengecekan denyut nadi, pernapasan, dan refleks pupil, petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kuta untuk penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Bali and Beyond Travel Fair 2026 Siap Digelar, Angkat Keanekaragaman Gastronomi Indonesia

Tim Identifikasi Polresta Denpasar yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan luka yang diduga akibat sengatan listrik pada jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis tangan kiri korban. Polisi juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh korban.

Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah peralatan kerja milik korban berupa tiga tang, satu obeng, satu senter, satu bor, satu telepon genggam, serta sepasang sandal.

Berdasarkan keterangan para saksi, saat bekerja korban tidak menggunakan alat pelindung diri (APD). Korban diketahui tidak mengenakan alas kaki karena sandalnya diletakkan di samping kolam serta tidak menggunakan sarung tangan.

BACA JUGA :  Terdakwa Layanan 'Pijat Plus-plus' di Denpasar Dituntut 15 Bulan Penjara

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut. Hingga kini, penyebab kematian diduga akibat tersengat arus listrik berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, sementara penanganan kasus masih dilakukan oleh pihak kepolisian.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya