DENPASAR, BALINEWS.ID – Pemerintah Timor Leste melalui Atase Perdagangan dan Industri Konsulat Jenderal Timor Leste di Denpasar menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, industri, pariwisata, budaya, hingga ekonomi kreatif. Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan dengan Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (21/7).
Kunjungan kerja itu dipimpin Atase Perdagangan dan Industri Konsulat Jenderal Timor Leste di Denpasar, Apolo Justino Franca da Silva, didampingi Asisten Atase Perdagangan dan Industri Ricardo de Araujo serta staf lokal, Theresia Nur Hayati.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan untuk memperkuat hubungan antara Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Timor Leste.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyambut baik penjajakan kerja sama tersebut. Menurutnya, komunikasi lanjutan diperlukan agar berbagai peluang kolaborasi dapat diwujudkan menjadi program yang memberikan manfaat bagi kedua pihak.
Ia menyebut sektor ekonomi kreatif, bisnis, budaya, hingga pendidikan menjadi beberapa bidang yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama.
“Saat ini Pemkot Denpasar memang tengah fokus pada penjajakan kerja sama dengan banyak pihak kota-kota di dunia sebagai langkah pengembangan Kota Denpasar,” kata Arya Wibawa.
Sementara itu, Atase Perdagangan dan Industri Konsulat Jenderal Timor Leste di Denpasar, Apolo Justino Franca da Silva, mengatakan kunjungannya bertujuan membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara Timor Leste dan Pemerintah Kota Denpasar.
Ia mengapresiasi sambutan yang diberikan Pemkot Denpasar serta menyambut positif komitmen pemerintah kota untuk membangun jejaring kerja sama internasional.
“Terima kasih atas sambutan Bapak Wakil Wali Kota Denpasar yang luar biasa. Kami mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar dalam rencana kerja sama dengan negara kami,” ujar Apolo.
Menurutnya, kerja sama yang dijajaki tidak hanya berpotensi memperkuat hubungan di sektor perdagangan dan industri, tetapi juga dapat membuka peluang kolaborasi di bidang lain yang saling menguntungkan.
“Kami optimistis pertemuan ini akan membuahkan kesepakatan yang akan memberikan manfaat yang baik bagi kedua belah pihak. Untuk itu kami menunggu,” katanya.
Melalui penjajakan ini, Pemerintah Timor Leste berharap dapat membangun kemitraan yang lebih erat dengan Kota Denpasar sebagai salah satu pusat perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Bali, sekaligus memperluas peluang kerja sama bilateral di tingkat daerah.
