Ultah ke-25, Pendiri Demokrat Bali Dorong Konsolidasi Menuju 2029

DENPASAR, BALINEWS.ID — Perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Bali menjadi momentum evaluasi sekaligus konsolidasi menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

Perayaan yang digelar sederhana di Kantor DPD Partai Demokrat Bali, Renon, Denpasar, Rabu (9/9), dihadiri kader dan jajaran pengurus partai.

Tokoh sekaligus salah satu pendiri Partai Demokrat Bali, Ida Bagus Badra, mengatakan perjalanan panjang Demokrat harus menjadi bahan evaluasi untuk menentukan arah dan kebijakan partai ke depan.

“Pengalaman ini akan memberikan satu refleksi bagi Partai Demokrat untuk menentukan arah dan kebijakan partai untuk pembangunan partai ke depan,” ujar Badra.

Menurutnya, Demokrat harus terus meningkatkan kontribusi kepada masyarakat, baik di tingkat nasional maupun Bali. Ia menilai ukuran kebesaran partai tidak semata-mata ditentukan oleh kekuatan struktur internal, tetapi juga seberapa besar dukungan masyarakat yang berhasil diraih.

“Untuk mencapai kebesaran Partai Demokrat, kebesaran itu diukur dari seberapa jauh partai mendapatkan dukungan, baik dukungan di legislatif maupun dukungan di eksekutif,” katanya.

BACA JUGA :  Indonesia Catat Kenaikan Wisman 10,44 Persen di 2025

Badra juga menegaskan pentingnya mempertahankan Demokrat sebagai partai terbuka. Setiap figur yang ingin bergabung, menurutnya, harus diberikan ruang, namun tetap menghormati kader yang lebih dahulu membangun partai.

“Partai kita partai terbuka. Kita menghormati setiap orang yang mau datang ke partai ini untuk bergabung. Dan bagaimana orang yang bergabung di sini bisa saling menghormati dengan teman-teman yang sudah mendahului berjuang di Partai Demokrat,” ujarnya.

Menghadapi Pemilu 2029, Badra mengingatkan Demokrat Bali untuk membaca perubahan karakter pemilih. Pergantian generasi pemilih dinilai akan membawa perubahan terhadap peta dukungan politik.

“Pemilih ini kan silih berganti. Yang lama barangkali sudah mendahului, dan ini ada pemilih-pemilih baru,” katanya.

Ia berharap generasi pemilih baru semakin cerdas dan kritis dalam menentukan pilihan politik. Menurutnya, pengalaman perubahan sistem politik Indonesia, termasuk peralihan dari pemilihan melalui perwakilan menjadi pemilihan langsung, dapat menjadi pembelajaran bagi generasi muda.

BACA JUGA :  Membangun Kemandirian Pembiayaan PHDI: Dari Ketergantungan Menuju Pendanaan Berkelanjutan

Badra menilai kelompok pemilih muda dan berpendidikan akan memiliki pengaruh signifikan dalam Pemilu 2029. Ia memperkirakan kelompok tersebut mencapai lebih dari 40 persen populasi pemilih.

“Kalau dilihat dari segi populasi, lebih dari 40 persen,” ungkapnya.

Menurut dia, pemilih berpendidikan memiliki pengaruh cukup besar di lingkungan keluarga dan cenderung lebih memperhatikan isu-isu yang berkaitan dengan masa depan, seperti pemerataan pendidikan, lapangan kerja dan kesejahteraan.

“Generasi yang berpendidikan pasti memiliki tingkat keterpengaruhan di keluarganya lebih tinggi daripada pemilih yang sifatnya konvensional,” ujarnya.

Terkait fenomena sejumlah influencer muda yang bergabung dengan Partai Demokrat di tingkat nasional, Badra mengatakan Demokrat Bali masih menunggu perkembangan internal partai setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).

BACA JUGA :  BTID Nilai Penghentian Aktivitas Tak Berdasar Hukum dan Berpotensi Ciderai Kepercayaan Investor

Menurutnya, setelah Musda akan berlangsung proses rekrutmen kepengurusan. Dari proses tersebut, Demokrat dapat mengukur potensi politik dan kekuatan elektoral para figur yang bergabung.

“Setelah musyawarah daerah tentu ada recruitment kepengurusan. Dari recruitment itu tentu kita bisa melihat, yang bergabung ini ada elector-nya nggak?” kata Badra.

Ia menilai masuknya figur baru akan memberikan keuntungan politik bagi Demokrat apabila figur tersebut memiliki basis pemilih yang nyata.

“Kalau ternyata ada elector-nya, pasti partai ini lebih besar,” tegasnya.

Badra menambahkan, generasi muda cenderung menginginkan perubahan dan sesuatu yang baru. Karena itu, Demokrat dituntut mampu menghadirkan alternatif politik yang relevan dengan aspirasi generasi tersebut.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran Partai Demokrat ini bisa memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat untuk menitipkan aspirasinya ke Partai Demokrat,” pungkasnya.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya