DENPASAR, BALINEWS.ID – Kehadiran Radkris Skincare di tengah industri kecantikan Indonesia membawa sejumlah konsep yang berbeda dari kebanyakan produk perawatan kulit lainnya. Brand ini diluncurkan di UID Campus, Serangan, Denpasar, Jumat (5/6/2026).
Radkris tidak hanya menawarkan produk kecantikan, tetapi juga menggabungkan nilai pemberdayaan perempuan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Di balik merek tersebut, terdapat sosok Ni Putu Mahesa Arsita Putri, S.E., AWP yang membangun Radkris Skincare dengan visi agar perempuan mampu menjadi pribadi yang mandiri secara ekonomi sekaligus percaya diri.
Bahkan, salah satu inovasi yang paling menarik perhatian adalah kemasan produk yang dapat ditanam dan tumbuh menjadi sayur bayam.

Berikut lima fakta menarik tentang Radkris Skincare:
1. Terinspirasi dari Kisah Radha Krisna
Nama Radkris Skincare terinspirasi dari kisah Radha Krisna yang dikenal sebagai simbol ketulusan, kasih sayang, kesetiaan, dan kecantikan yang terpancar dari dalam diri.
Filosofi tersebut kemudian menjadi dasar pengembangan merek yang ingin menghadirkan kecantikan tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dari karakter dan kepercayaan diri perempuan.
Arsita mengatakan bahwa perempuan memiliki kemampuan untuk berkembang dan mandiri apabila diberikan kesempatan yang sama. Ia berharap agar selain cantik, wanita dapat berdaya secara finansial dan mendapatkan penghasilan tambahan melalui penjualan produk Radkris sebagai agen, reseller, maupun affiliator.
“Maka dari itu, kita harapkan untuk konsumen Radkris agar bisa memiliki kulit yang bersih dan berkilau serta memancarkan kecantikan dari dalam atau inner beauty,” ujar Arsita.
2. Kemasan Produk Bisa Ditanam Menjadi Bayam
Salah satu inovasi yang menjadi pembeda Radkris Skincare adalah penggunaan kemasan yang dapat ditanam dan tumbuh menjadi sayur bayam. Jadi, setelah skincare habis, kemasan tidak langsung dibuang melainkan dapat ditanam lantaran didalaminya terdapat benih sayuran bayam.
Konsep ini menjadi bagian dari program Green Action yang diusung perusahaan untuk mengurangi limbah sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.
Menurut Arsita, konsep tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan.
“Selain dari kandungan yang bagus juga ada green action dan kita juga menerapkan ASDIGS untuk sustainable development goalsnya,” katanya.

3. Hadir dengan Tiga Paket Perawatan
Pada tahap awal, Radkris Skincare menghadirkan tiga kategori produk yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, yaitu Brightening Series, Acne Series, dan Spot Care Series.
Ketiga produk tersebut dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan perawatan kulit dengan formula yang dapat digunakan oleh laki-laki maupun perempuan.
“Untuk produk dari Radkris Skincare terdiri dari 3 series seusai kebutuhan kulit. Ada paket brightening-nya, ada di acne series dan ada juga spot care series,” ungkap Arsita.
4. Harga Terjangkau dengan Kandungan Lokal Indonesia
Meski menggunakan berbagai bahan lokal Indonesia, Radkris Skincare dipasarkan dengan harga yang relatif terjangkau. Arsita mengaku sejak awal ingin menghadirkan produk berkualitas yang dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat.
“Produk dari Radkris Skincare ini saya buat sebenarnya dari semua kandungannya, walaupun lokal Indonesia tetapi dari semuanya itu harganya kategori terjangkau,” jelasnya.
Ia menilai kualitas produk lokal tidak kalah dengan produk luar negeri apabila dikembangkan dengan serius dan didukung riset yang memadai.
5. Membatasi Jumlah Agen untuk Memberdayakan Perempuan
Selain menjual produk, Radkris Skincare juga membuka peluang usaha melalui program afiliator, agen, dan reseller. Menariknya, perusahaan menerapkan sistem distribusi terbatas, di mana dalam satu kabupaten atau kota hanya akan diberikan kuota maksimal empat agen.
Kebijakan tersebut dilakukan agar para mitra memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang dan memperoleh keuntungan secara optimal.
“Besar harapan saya produk ini nantinya dapat bermanfaat membantu perekonomian perempuan pada umumnya di Indonesia dan di Bali pada khususnya. Mereka bisa berdaya dengan bergabung menjadi afiliator, agen maupun reseller,”tutur Arsita.
Melalui kombinasi inovasi produk, kepedulian lingkungan, dan program pemberdayaan ekonomi perempuan, Radkris Skincare berharap dapat menjadi lebih dari sekadar merek kecantikan, tetapi juga menjadi gerakan yang menginspirasi perempuan untuk berani mandiri dan sukses dengan kemampuan yang dimilikinya. (*)

