Toleransi di Gianyar, Pecalang dan Polisi Bersinergi Amankan Ibadah Iduladha 1447 H

Pecalang dari Desa Adat Gianyar ikut mengamankan jalannya ibadah Iduladha di Gianyar.
Pecalang dari Desa Adat Gianyar ikut mengamankan jalannya ibadah Iduladha di Gianyar.

GIANYAR, BALINEWS.ID — Semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama kembali terlihat di Kabupaten Gianyar saat pelaksanaan Sholat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-A’la Gianyar berlangsung aman, tertib, dan khusyuk dengan dukungan pengamanan dari aparat kepolisian hingga Bakamda atau pecalang Desa Adat Gianyar.

Sebanyak empat personel Bakamda Desa Adat Gianyar turut dilibatkan bersama jajaran Polsek Gianyar dalam pengamanan ibadah yang diikuti sekitar 5.000 jamaah umat Muslim dari wilayah Gianyar dan sekitarnya tersebut. Kehadiran pecalang adat Bali di tengah pengamanan ibadah Iduladha menjadi simbol kuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Pulau Dewata.

BACA JUGA :  Peduli Lingkungan, Coco Development Group Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai di Cemagi

Pengamanan dimulai sejak pukul 06.30 WITA dan dipimpin langsung Kapolsek Gianyar selaku Kapamwil Gianyar KOMPOL I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., berdasarkan Surat Perintah Kapolres Gianyar Nomor: Sprin/811/V/PAM.3.3./2026 tanggal 25 Mei 2026.

Sebelum pelaksanaan pengamanan, seluruh personel gabungan mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Wakapolsek Gianyar AKP I Nyoman Gunadi.

Sholat Eid yang diselenggarakan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Gianyar bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Al-A’la Gianyar tersebut dipimpin oleh Imam Ustadz Ali Fardi, sementara khutbah Iduladha disampaikan Ustadz H. Ibnu Atho’illah, ST., MT.

BACA JUGA :  Balai di Pura Penataran Panti Pande Roboh Diterjang Angin Kencang, Ini Penyebabnya

Dalam khutbahnya, disampaikan pesan tentang pentingnya keikhlasan, pengorbanan, serta memperkuat kepedulian sosial dan persaudaraan antarsesama.

Karena tingginya antusiasme jamaah, panitia membagi lokasi ibadah. Jamaah pria melaksanakan sholat di area Masjid Agung Al-A’la beserta halaman dan ruas depan masjid, sedangkan jamaah wanita ditempatkan di Lapangan Yonzipur 18/YKR Gianyar.

Pengamanan kegiatan melibatkan 50 personel Polri, 4 personel Dishub Kabupaten Gianyar, 6 personel pengamanan swakarsa internal masjid, serta 4 personel Bakamda Desa Adat Gianyar yang turut membantu pengaturan keamanan dan kelancaran arus jamaah.

Kapolsek Gianyar KOMPOL I Made Adi Suryawan mengatakan sinergitas seluruh elemen masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana aman dan harmonis selama pelaksanaan ibadah.

BACA JUGA :  Satu Anak Pemukul Pecalang Seorang Polisi, Hadir di Pura, Ini Pernyataan Kapolres

“Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak, termasuk Bakamda Desa Adat Gianyar, panitia, dan masyarakat yang bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran unsur adat dalam pengamanan ini juga mencerminkan kuatnya toleransi dan kebersamaan di Gianyar,” ujarnya.

Usai pelaksanaan Sholat Eid, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban sebanyak 51 ekor yang terdiri dari 12 ekor sapi dan 39 ekor kambing di RPH Gianyar, Jalan Astina Selatan. Selanjutnya, pembagian daging kurban kepada masyarakat dilaksanakan di Masjid Agung Al-A’la Gianyar mulai pukul 12.00 WITA.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya