BADUNG, BALINEWS.ID – Hujan mengguyur wilayah Bali beberapa hari ini menurut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah III Denpasar dipicu penumpukan massa udara basah di lapisan permukaan hingga lapisan 850 hpa (1500 m) di wilayah Bali.
Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah III, Wulan Wandarana menyebut, kondisi tersebut terjadi karena didorong terjadinya dry intrusion yaitu, masuknya udara kering dari atmosfer atas memicu ketidakstabilan cuaca, sehingga terbentuk awan dan hujan di beberapa wilayah Bali.
Dirinya menegaskan, kondisi cuaca diwilayah Bali diguyur hujan disebabkan bukan karena faktor erupsi gunung api yang terjadi dibeberapa wilayah Indonesia.
“Berdasarkan pantauan citra radar dan satelit cuaca wilayah Bali saat ini secara umum berawan dan terjadi hujan di wilayah Bali bagian barat, tengah, selatan dan timur. Kondisi ini bukan disebabkan oleh erupsi gunung api,” ujarnya, Senin,(7/9/2026) di Badung.
Ia memperkirakan, beberapa wilayah Bali masih berpotensi hujan tiga hari kedepan.Meskipun demikian, kondisi cuaca tersebut disebut Dirinya, masih katagori cuaca normal.
“Kondisi cuaca di wilayah Bali, 3 hari ke depan diprakirakan secara umum berawan hingga berpotensi hujan ringan hingga lebat secara tidak merata di sebagian besar wilayah Bali.Hingga saat ini dengan kondisi cuaca di Bali tersebut, dapat dikatakan masih dalam kategori normal,” sebutnya.
Dirinya menghimbau masyarakat, agar selalu melakukan pembaruan informasi cuaca resmi dari BMKG.(*)
