BALINEWS.ID – Permata Tersembunyi di Pegunungan Bali yang Memiliki Kolam Alami Terindah. Jika ada satu tempat di Bali yang mampu membuat wisatawan lupa bahwa mereka masih berada di Pulau Dewata yang ramai, tempat itu adalah Air Terjun Banyumala Twin Waterfall. Tersembunyi di lereng pegunungan antara Danau Buyan dan Danau Tamblingan, air terjun ini menawarkan pemandangan yang begitu alami hingga sering disebut sebagai salah satu kolam alami paling indah di Indonesia.
Tidak ada deretan restoran besar, tidak ada hiruk-pikuk kendaraan, dan tidak ada keramaian seperti di kawasan wisata selatan Bali. Yang terdengar hanyalah suara air yang jatuh di antara tebing hijau, desir angin pegunungan, dan kicauan burung dari hutan tropis yang masih terjaga.
Karena keaslian alamnya, kejernihan air, kualitas lanskap, serta pengalaman wisata yang begitu lengkap, Air Terjun Banyumala Twin Waterfall menempati peringkat ke-4 dalam daftar 11 Air Terjun Terbaik di Bali versi Balinews.id.
Lokasi
Air Terjun Banyumala berada di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, tidak jauh dari kawasan Danau Buyan dan Danau Tamblingan yang dikenal sebagai “Danau Kembar” Bali.
Jarak tempuh menuju lokasi:
- Bedugul : sekitar 20 menit
- Lovina : sekitar 45 menit
- Singaraja : sekitar 35 menit
- Denpasar : sekitar 2 jam
- Ubud : sekitar 2 jam
- Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai : sekitar 2,5 jam
Lokasinya berada di jalur wisata Bedugul–Singaraja, sehingga sangat mudah dikombinasikan dengan berbagai destinasi alam di Bali Utara.
Arti Nama Banyumala
Dalam bahasa Sanskerta dan Jawa Kuno, “Banyu” berarti air, sedangkan “Mala” dapat dimaknai sebagai sesuatu yang suci atau anugerah. Bagi masyarakat setempat, nama Banyumala menggambarkan sumber air yang memberikan kehidupan bagi desa dan kawasan pertanian di sekitarnya.
Mata air yang mengalir dari kawasan hutan Buyan–Tamblingan telah lama menjadi sumber irigasi sekaligus bagian dari keseimbangan ekosistem pegunungan Bali.
Kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya menjaga mata air inilah yang membuat kawasan Banyumala tetap lestari hingga sekarang.
Keajaiban Dua Air Terjun dalam Satu Panorama
Nama Twin Waterfall bukan sekadar julukan.
Saat tiba di lokasi, pengunjung akan melihat dua aliran utama yang jatuh berdampingan dari tebing batu setinggi sekitar 35 meter.
Di sisi kanan dan kiri masih terdapat beberapa aliran kecil yang muncul dari celah-celah tebing, sehingga keseluruhan panorama terlihat seperti tirai air raksasa.
Bentuk inilah yang membuat Banyumala berbeda dari hampir semua air terjun di Bali.
Tidak hanya indah, tetapi juga menghadirkan komposisi alam yang sangat harmonis.
Kolam Alami yang Menjadi Ikon
Jika ada alasan utama mengapa Banyumala berada di tiga besar versi Balinews.id, jawabannya adalah kolam alaminya.
Air berwarna hijau kebiruan dengan tingkat kejernihan yang luar biasa membuat dasar kolam masih terlihat jelas pada hari yang cerah.
Kolam ini cukup luas dan relatif tenang sehingga menjadi tempat favorit wisatawan untuk berenang.
Airnya berasal langsung dari mata air pegunungan, sehingga terasa sangat segar sepanjang tahun.
Banyak wisatawan menyebut sensasi berenang di Banyumala seperti berada di kolam alami di tengah hutan hujan tropis.
Surga Fotografi Lanskap
Tidak berlebihan jika Banyumala disebut sebagai salah satu air terjun paling fotogenik di Bali.
Komposisi dua air terjun utama, kolam alami yang tenang, pepohonan tropis, serta bebatuan vulkanik menciptakan lanskap yang hampir sempurna.
Bagi fotografer profesional, lokasi terbaik berada di sisi depan kolam dengan menggunakan lensa sudut lebar untuk menangkap keseluruhan panorama.
Sementara bagi fotografer yang ingin menghasilkan efek lembut pada aliran air, penggunaan tripod dengan teknik long exposure menjadi pilihan yang ideal.
Pada pagi hari, kabut tipis sering turun dari kawasan hutan Buyan, menciptakan suasana dramatis yang jarang ditemukan di destinasi lain.
Perjalanan Menuju Banyumala
Dari area parkir, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 20 menit.
Jalur trekking telah dibangun menggunakan kombinasi:
- jalan beton,
- anak tangga,
- jalur tanah,
- serta beberapa jembatan kecil.
Perjalanan melewati:
- perkebunan kopi,
- pohon cengkih,
- hutan bambu,
- tanaman pakis,
- dan berbagai tumbuhan endemik pegunungan Bali.
Medannya tergolong sedang, namun cukup nyaman bagi wisatawan dengan kondisi fisik normal.
Ekosistem yang Masih Terjaga
Kawasan Banyumala berada tidak jauh dari hutan konservasi Buyan–Tamblingan, salah satu paru-paru hijau Bali.
Beberapa flora yang dapat dijumpai antara lain:
- pohon beringin,
- cengkih,
- kopi arabika,
- bambu,
- anggrek liar,
- berbagai jenis pakis.
Sementara satwa yang masih sering terlihat meliputi:
- burung cekakak,
- elang,
- kupu-kupu hutan,
- tupai,
- berbagai jenis burung endemik Bali.
Keberadaan hutan ini menjadi faktor penting yang menjaga kualitas air Banyumala tetap jernih sepanjang tahun.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
Selain menikmati panorama, Banyumala menawarkan berbagai aktivitas:
- berenang di kolam alami,
- fotografi lanskap,
- fotografi bawah air,
- trekking ringan,
- bird watching,
- meditasi,
- piknik sederhana,
- menikmati kopi lokal di area sekitar.
Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati alam tanpa tergesa-gesa.
Akses Jalan
Jalan menuju kawasan Banyumala telah beraspal, meski beberapa bagian memiliki tanjakan dan tikungan khas daerah pegunungan.
Kendaraan yang dapat mencapai lokasi:
- sepeda motor,
- mobil pribadi,
- kendaraan travel,
- minibus wisata.
Bus besar dapat mencapai area tertentu, namun pengemudi perlu berhati-hati karena lebar jalan desa terbatas.
Fasilitas Penunjang
Walaupun mempertahankan nuansa alami, fasilitas di Banyumala sudah cukup baik.
Area Parkir
Area parkir cukup luas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
Loket Tiket
Dikelola oleh masyarakat desa dengan sistem yang tertata.
Toilet dan Ruang Bilas
Tersedia toilet bersih serta ruang bilas sederhana.
Gazebo
Gazebo dibangun di beberapa titik sebagai tempat beristirahat.
Warung Lokal
Warung milik warga menyediakan kopi Bali, teh, kelapa muda, nasi campur, mi, serta camilan tradisional.
Menikmati secangkir kopi arabika dari dataran tinggi Bali setelah berenang menjadi pengalaman yang banyak dicari wisatawan.
Pemandu Lokal
Bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi kawasan Buyan–Tamblingan, tersedia pemandu lokal yang memahami jalur trekking dan sejarah kawasan.
Harga Tiket
Harga tiket masuk Banyumala masih tergolong terjangkau dibanding pengalaman wisata yang diperoleh.
Pendapatan dari tiket digunakan untuk:
- pemeliharaan jalur trekking,
- kebersihan kawasan,
- pelestarian lingkungan,
- pemberdayaan masyarakat desa.
Selain tiket masuk, wisatawan dikenakan biaya parkir sesuai jenis kendaraan.
Kuliner yang Direkomendasikan
Setelah menikmati Banyumala, wisatawan dapat mencicipi berbagai kuliner khas pegunungan Bali, seperti:
- Nasi Campur Bali
- Mujair Nyat-Nyat khas Danau Buyan
- Jagung Bakar
- Pisang Goreng
- Kopi Arabika Bali
- Wedang Jahe
Beberapa restoran di kawasan Bedugul juga menawarkan panorama Danau Beratan yang indah.
Rekomendasi Akomodasi
Wisatawan yang ingin menikmati kawasan ini lebih lama dapat memilih:
- homestay desa,
- glamping,
- vila pegunungan,
- resort di kawasan Bedugul,
- hotel di Lovina.
Menginap semalam memungkinkan wisatawan menikmati suasana pagi yang berkabut di kawasan pegunungan Bali.
Waktu Terbaik Berkunjung
Pukul 08.00–10.00 WITA merupakan waktu terbaik.
Pada jam tersebut:
- cahaya matahari lembut,
- kolam terlihat sangat jernih,
- jumlah pengunjung masih sedikit.
Musim kemarau menjadi periode yang paling ideal untuk berenang dan fotografi.
Destinasi Wisata Terdekat
Dalam satu perjalanan, wisatawan dapat mengunjungi:
- Danau Buyan
- Danau Tamblingan
- Wanagiri Hidden Hills
- Pura Ulun Danu Beratan
- Kebun Raya Bali
- Air Terjun Gitgit
- Air Terjun Aling-Aling
- Pantai Lovina
Rute ini menjadi salah satu jalur wisata alam terbaik di Pulau Bali.
Dampak bagi Masyarakat Lokal
Banyumala memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi warga Desa Wanagiri. Banyak masyarakat kini bekerja sebagai pemandu wisata, pengelola parkir, pemilik warung, penyedia homestay, hingga petani kopi dan cengkih yang produknya dipasarkan kepada wisatawan.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pariwisata dapat berkembang seiring dengan upaya menjaga kelestarian hutan dan sumber mata air.
Kelebihan
✓ Kolam alami paling indah di Bali.
✓ Air sangat jernih sepanjang tahun.
✓ Suasana masih sangat alami.
✓ Cocok untuk berenang.
✓ Lanskap sempurna untuk fotografi.
✓ Berada di kawasan konservasi pegunungan.
Kekurangan
- Jarak dari Bali Selatan cukup jauh.
- Jalur trekking sedikit menurun sehingga perjalanan kembali terasa lebih menguras tenaga.
- Pada akhir pekan mulai ramai karena popularitasnya meningkat.
Penilaian Balinews.id
| Aspek | Nilai |
| Keindahan Alam | 9,9/10 |
| Keaslian Alam | 9,9/10 |
| Kemudahan Akses | 8,8/10 |
| Fasilitas | 9,1/10 |
| Kebersihan | 9,8/10 |
| Spot Fotografi | 9,9/10 |
| Cocok untuk Berenang | 10/10 |
| Pengalaman Wisata | 9,9/10 |
Skor Akhir: 9,7/10
Mengapa Banyumala Berada di Peringkat ke-4?
Air Terjun Banyumala Twin Waterfall merupakan salah satu destinasi wisata alam paling lengkap di Bali. Keindahannya tidak hanya terletak pada dua aliran air yang jatuh berdampingan, tetapi juga pada kolam alami yang jernih, suasana hutan yang masih asri, dan pengalaman berenang yang sulit ditandingi destinasi lain.
Meski akses menuju lokasi membutuhkan perjalanan lebih jauh dari pusat wisata Bali Selatan, justru hal itulah yang menjaga Banyumala dari kepadatan pengunjung berlebihan. Wisatawan yang datang akan disambut panorama pegunungan yang masih alami dan udara yang sejuk, menjadikan setiap perjalanan terasa sepadan.
Namun, dalam penilaian Balinews.id, Banyumala berada di posisi ketiga karena masih kalah dari dua air terjun berikutnya dalam hal keunikan geologi dan daya ikonik. Dua destinasi teratas bukan hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang hampir tidak dapat ditemukan di tempat lain di Indonesia.
Meski demikian, bagi wisatawan yang mencari perpaduan sempurna antara keindahan lanskap, kolam alami, ketenangan, dan pengalaman berenang di tengah hutan tropis, Air Terjun Banyumala Twin Waterfall layak disebut sebagai salah satu mahakarya alam terbaik yang dimiliki Pulau Bali.*
